Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Token NEAR Protocol secara tak terduga muncul sebagai salah satu bintang terbesar di pasar kripto. Nilainya naik hampir 80% dalam sepekan terakhir, sementara volume perdagangan harian menembus miliaran dolar. Namun, reli saat ini tidak hanya didorong spekulasi—dalam beberapa bulan terakhir, NEAR telah mengubah perannya di pasar secara signifikan.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Hari ini, NEAR diperdagangkan di sekitar $4,3, setelah melonjak sekitar 25% hanya dalam 24 jam. Kapitalisasi pasar proyek ini naik menjadi sekitar $5,6 miliar, sementara volume perdagangan harian melampaui $2,4 miliar.
Sebagai perbandingan, Bitcoin bertahan di atas $81.000 dengan pertumbuhan yang minim, sementara sebagian besar altcoin utama hanya naik 1–3%. Dalam konteks tersebut, NEAR jelas menonjol.
Menurut CoinDesk, salah satu pendorong utamanya adalah meningkatnya aktivitas di NEAR Intents, layanan yang memungkinkan pengguna menukar token lintas blockchain tanpa memindahkan dana secara manual melalui bridge. Dalam beberapa hari terakhir, volume perdagangan Zcash yang disalurkan melalui layanan ini melonjak. Dompet-dompet besar, termasuk ZODL dan Vizor, telah mengintegrasikan Intents untuk swap ZEC, sementara volume harian transaksi tersebut meningkat sekitar enam kali lipat dalam sepekan.
Lihat postingan di X Memuat...
NEAR sebelumnya juga pernah mencatat momentum kuat. Pada Mei, token ini naik hingga 31% dalam sehari dan lebih dari 50% sepanjang bulan tersebut. Saat itu, reli dikaitkan dengan minat terhadap AI, arus dana masuk ke produk investasi NEAR milik Bitwise, serta ekspektasi peningkatan teknis pada jaringan.
Lonjakan tajam aktivitas ZEC menunjukkan bahwa Intents tidak lagi digunakan sebagai fitur eksperimental, melainkan sebagai infrastruktur yang berfungsi untuk arus transaksi nyata. Pada September, layanan ini telah mencakup lebih dari 30 blockchain dan lebih dari 100 aset. Pada Juni, total biaya yang dihasilkan Intents telah melampaui $35,4 juta, sementara rata-rata hariannya tetap di atas $125.000.
Langkah berikutnya adalah Confidential Intents, versi layanan yang dirancang untuk transaksi privat lintas blockchain. Layanan ini menyembunyikan detail transaksi dari pihak luar dan membantu melindungi trader dari pihak lain yang mengeksploitasi informasi tentang perdagangan mereka atau meniru strategi mereka.
Lihat postingan di X Memuat...
Pada 17 September, dana yang terkunci dalam Confidential Intents telah melampaui $70 juta. Setelah mencapai ambang tersebut, proyek ini meluncurkan tahap pertama program insentif pengguna dan mengalokasikan 333.333 token NEAR kepada pengguna yang menyimpan dana dalam layanan tersebut dan melakukan swap.
Pengembangan Intents dan transaksi privat hanyalah bagian dari pergeseran strategi yang lebih luas. Selama dua tahun terakhir, tim tersebut secara bertahap mengubah NEAR dari blockchain Layer 1 konvensional menjadi infrastruktur bagi agen AI otonom yang membutuhkan pembayaran, swap, dan akses ke berbagai blockchain.
Strategi ini tampak sangat logis mengingat latar belakang salah satu pendiri NEAR, Illia Polosukhin. Sebelum menciptakan NEAR, ia bekerja di Google dan menjadi salah satu dari delapan penulis makalah penelitian tahun 2017 berjudul Attention Is All You Need. Karya tersebut memperkenalkan prinsip yang kini menjadi fondasi sistem seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude, tulis Forbes.
Pada tahun yang sama, Polosukhin meninggalkan Google dan meluncurkan proyeknya sendiri bersama Alexander Skidanov. Awalnya, tim tersebut bereksperimen dengan otomatisasi pengembangan software sebelum mengalihkan fokus ke blockchain. Proyek itu kemudian menjadi NEAR Protocol—jaringan Layer 1 yang dirancang untuk bersaing dengan Ethereum, Solana, dan platform-platform besar lainnya.
Lihat postingan di X Memuat...
Proyek tersebut kemudian menghimpun lebih dari $533 juta dari para investor, termasuk Andreessen Horowitz dan Dragonfly Capital. Setelah penurunan pasar kripto pada 2022–2023, tim tersebut kembali fokus pada AI dari sudut pandang berbeda: alih-alih membangun modelnya sendiri, NEAR kini menyediakan lingkungan tempat agen AI dapat melakukan pembayaran, menukar aset, dan beroperasi secara mandiri di berbagai jaringan.
Pergeseran strategi ini disertai perubahan pada jaringan itu sendiri. Pada musim panas, NEAR meluncurkan dynamic resharding, mekanisme yang secara otomatis mendistribusikan kembali beban ke berbagai segmen blockchain ketika aktivitas meningkat. Mekanisme ini dirancang untuk membantu jaringan menangani lebih banyak transaksi tanpa harus terus-menerus memperluas infrastruktur secara manual.
Pada saat yang sama, tim tersebut mulai mengubah tokenomics proyek. Salah satu mekanismenya adalah membeli kembali NEAR menggunakan sebagian pendapatan ekosistem. Semakin besar biaya yang dihasilkan layanan-layanan dalam jaringan, semakin banyak dana yang berpotensi dialokasikan untuk pembelian token di pasar.
Minat institusional terhadap proyek ini juga mulai meningkat. Bitwise melaporkan arus dana masuk yang signifikan ke produk investasi NEAR miliknya, sementara Arthur Hayes menyebut token ini sebagai salah satu dari tiga altcoin paling menarik menurutnya, bersama HYPE dan ZEC.
Dalam konteks tersebut, NEAR secara bertahap menjadi lebih dari sekadar pesaing lain bagi Ethereum dan Solana. Proyek ini berupaya menggabungkan likuiditas lintas blockchain, transaksi privat, dan infrastruktur bagi agen AI dalam satu ekosistem.
Berbeda dengan banyak konsep teknologi di pasar kripto, sebagian strategi ini telah didukung oleh trafik nyata dan perolehan biaya. Karena itu, reli NEAR saat ini tidak hanya terkait ekspektasi investor, tetapi juga fakta bahwa model baru proyek tersebut mulai digunakan secara praktis.