BTN membayar bunga obligasi Rp37,23 miliar melalui KSEI

BTN membayar bunga obligasi Rp37,23 miliar melalui KSEI
BTN bayar bunga obligasi

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membayarkan kupon atas dua instrumen obligasi terbitan 2025 dengan total bunga bruto Rp37,225 miliar. Pembayaran ini mencakup obligasi subordinasi dan obligasi berwawasan sosial berkelanjutan dengan total nilai pokok Rp2,3 triliun.

Sorotan

  • BTN membayar bunga obligasi bruto Rp37,225 miliar melalui KSEI pada 14 September 2026 dengan bunga bersih Rp35,193 miliar setelah pajak.
  • Bunga Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I 2025 Rp33,25 miliar untuk pokok Rp2 triliun (bunga 6,65%), dan Obligasi Berwawasan Sosial Rp3,975 miliar untuk pokok Rp300 miliar (bunga 5,3%).
  • Total pokok obligasi BTN Rp2,3 triliun dengan pembayaran kupon tepat waktu mendukung arus kas investor dan persepsi disiplin emiten.

Rincian pembayaran kupon dan jadwal penyelesaian

Menurut Kontan, keterbukaan informasi di BEI pada Rabu, 16 September 2026, menunjukkan dana pembayaran bunga telah disalurkan BTN melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada 14 September 2026, dengan tanggal pencatatan pada 8 September 2026. Nilai bunga bruto yang dibayarkan mencapai Rp37,225 miliar, sementara bunga bersih yang diterima pemegang obligasi sebesar Rp35,193 miliar setelah pemotongan pajak Rp2,031 miliar.

Dari jumlah itu, bunga Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2025 mencapai Rp33,25 miliar untuk nilai pokok Rp2 triliun. Instrumen ini menawarkan bunga 6,65% per tahun dan dimiliki oleh 68 pemegang obligasi.

Sementara itu, bunga Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BTN Tahap I Tahun 2025 tercatat Rp3,975 miliar untuk nilai pokok Rp300 miliar. Obligasi tersebut memiliki tingkat bunga 5,3% per tahun dan dimiliki oleh 25 pemegang obligasi.

Dampak bagi investor dan posisi pendanaan BTN

Total nilai pokok kedua obligasi BTN itu mencapai Rp2,3 triliun, menandakan skala pendanaan pasar modal yang masih dijaga perseroan. Pembayaran kupon tepat waktu juga mendukung kepastian arus kas bagi investor obligasi dan memperkuat persepsi atas disiplin pembayaran emiten perbankan.

KSEI menyampaikan BTN telah menyerahkan dana pembayaran bunga sesuai jumlah dan waktu yang ditentukan. Adapun pajak bunga obligasi senilai Rp2,031 miliar dijadwalkan dibayarkan pada 15 Oktober 2026.

Dalam laporan kami sebelumnya tentang persiapan pelunasan obligasi BRI Oktober 2026, BRI menyiapkan dana Rp507,87 miliar untuk melunasi pokok Rp500 miliar dan kupon Rp7,87 miliar atas Obligasi Berkelanjutan I Tahap II 2023 Seri C yang jatuh tempo 17 Oktober 2026. Perseroan menegaskan langkah tersebut tidak berdampak material negatif pada likuiditas maupun kelangsungan usaha, sekaligus menyoroti masih adanya obligasi lain yang jatuh tempo pada 2026.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.