Pertamina Patra Niaga optimalkan pasokan BBM Bali saat antrean SPBU berlanjut
Pemulihan distribusi bahan bakar minyak di Bali dipercepat ketika kebutuhan masyarakat tetap tinggi di tengah antrean di sejumlah SPBU. Pertamina Patra Niaga memprioritaskan pengiriman ke titik-titik penyaluran utama dan menjalankan suplai selama 24 jam untuk mempercepat normalisasi layanan.
Sorotan
- PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan pasokan BBM di Bali dengan menetapkan SPBU prioritas dan suplai 24 jam untuk mengurangi antrean.
- Kapal MT Klasogun membawa Pertalite dan Biosolar tiba di Fuel Terminal Sanggaran pada Selasa pagi, target penyaluran kedua BBM dimulai siang hari.
- Pemerintah Provinsi Bali dan Pertamina Patra Niaga meningkatkan koordinasi guna mengupdate informasi pasokan, membahas kunjungan Gubernur, dan menekan gangguan layanan distribusi.
Strategi pasokan dan distribusi 24 jam
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga mempercepat pemulihan pasokan BBM di Bali dengan menetapkan sejumlah SPBU prioritas agar penyaluran lebih terarah sesuai kebutuhan di lapangan.Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan perusahaan mengoptimalkan pengiriman dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing SPBU serta menjalankan suplai secara kontinu selama 24 jam. Menurut dia, langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan BBM kepada masyarakat.
Dari sisi pasokan, kapal MT Klasogun yang mengangkut Pertalite dan Biosolar telah tiba di Fuel Terminal Sanggaran pada Selasa pagi. Pertamina menargetkan penyaluran kedua jenis BBM itu dapat dimulai pada siang hari untuk mendukung kebutuhan SPBU selama proses pemulihan berlangsung.
Koordinasi pemerintah dan dampak layanan
Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi kembali dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk memperbarui informasi mengenai kondisi pasokan BBM dan membahas rencana kunjungan Gubernur Bali ke SPBU. Langkah ini ditujukan untuk menyelaraskan informasi serta perkembangan penanganan di lapangan.Bagi sektor distribusi energi di Bali, percepatan suplai ke SPBU prioritas menjadi langkah penting untuk menekan gangguan layanan dan mengurangi potensi kepadatan antrean. Perusahaan mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta menggunakan kanal resmi Pertamina untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pengaduan melalui Pertamina Contact Center 135.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang legalisasi sumur minyak rakyat, pemerintah memperluas skema perizinan agar produksi dari 43.000 sumur dapat diserap PT Pertamina (Persero) dengan harga 80% dari ICP. Kebijakan ini diproyeksikan menambah pasokan minyak domestik hingga ratusan ribu barel per hari sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di daerah penghasil energi.
Berita LPS Terbaru
- Forex
- Crypto