Saham Palantir turun lebih dari 7% setelah laporan kinerja, seiring melambatnya pertumbuhan kontrak baru
Palantir menghadapi aksi jual tajam setelah laporan kinerja. Hasil keuangan yang kuat tidak cukup untuk meyakinkan investor, yang justru menyoroti tanda-tanda perlambatan pertumbuhan aktivitas kontrak baru.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Palantir melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 96% menjadi $2,31 miliar, melampaui konsensus analis sekitar $2,18 miliar. Laba disesuaikan tercatat sebesar $0,44 per saham, dibandingkan ekspektasi $0,41. Perusahaan juga menaikkan proyeksi pendapatan setahun penuh menjadi $8,53 miliar.
Angka-angka tersebut tetap tidak mampu mencegah aksi jual. Saham Palantir turun lebih dari 7% dalam perdagangan prapembukaan pada 3 November.
Sumber kekhawatiran utama adalah pertumbuhan kontrak baru yang lebih lemah. Nilai total kontrak untuk kesepakatan komersial di AS hanya naik 11%, dibandingkan 153% pada kuartal sebelumnya. Nilai keseluruhan kontrak baru hanya meningkat 6%.

Gap pascalaporan kinerja membuat SMA 200 hari menjadi perhatian
Saham Palantir gagal bertahan di level support $200 yang sebelumnya diidentifikasi dan turun mendekati target $192,50, hingga mencapai $184,45. Harga kemudian mencoba pulih di atas $200, tetapi aksi jual di sektor teknologi menghentikan rebound dan mendorong saham turun ke $178,13.
Dalam perdagangan prapembukaan pada 3 November, saham turun lebih dari 7%. Bertransaksi melawan arah gap sebesar ini membawa risiko yang cukup besar. Karena itu, skenario dasar tetap mengantisipasi penurunan berlanjut menuju SMA 200 hari di sekitar $153,70.
Resistance terdekat berada di $170. Penembusan dan pergerakan berkelanjutan di atas level tersebut dapat membuka peluang pemulihan. Namun, skenario itu sebaiknya baru dipertimbangkan setelah candle harian hari ini ditutup dan saham mampu bertahan di atas $170 selama beberapa sesi.
Valuasi AI menghadapi ujian lebih berat setelah laporan kinerja
Reaksi Palantir setelah laporan kinerja menunjukkan betapa tingginya tuntutan pasar terhadap perusahaan terkait AI. Investor semakin mencermati bukan hanya pertumbuhan pendapatan saat ini, tetapi juga apakah bisnis mampu mempertahankan laju pertumbuhan tinggi pada kuartal-kuartal mendatang.
Volatilitas PLTR mungkin tetap tinggi selama beberapa sesi ke depan. Rebound intraday yang tajam mungkin terjadi setelah penurunan curam seperti ini, tetapi trader jangka pendek sebaiknya tidak terburu-buru mengambil posisi melawan tren yang berlaku dan menunggu tanda-tanda stabilisasi harga yang lebih jelas.
- Forex
- Crypto