Harga emas Antam turun pada perdagangan 4 November, buyback ikut melemah

Harga emas Antam turun pada perdagangan 4 November, buyback ikut melemah
Antam gold price down

Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk melemah pada perdagangan Rabu, 4 November 2026, di tengah penyesuaian harga jual dan beli kembali di pasar ritel resmi. Penurunan ini menempatkan harga emas Antam di Rp2.537.000 per gram, sementara harga buyback turun ke Rp2.307.000 per gram.

Sorotan

  • Harga emas Antam pada 4 November turun Rp4.000 menjadi Rp2.537.000 per gram dari sebelumnya Rp2.541.000 per gram.
  • Harga buyback emas Antam turun Rp4.000 menjadi Rp2.307.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.311.000 per gram.
  • Penjualan kembali emas batangan dengan nilai di atas Rp10 juta dikenai Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 1,5 persen (NPWP) atau 3 persen (tanpa NPWP).

Perubahan harga dan acuan resmi

Menurut Okezone, berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam pada Rabu turun Rp4.000 menjadi Rp2.537.000 per gram dari sebelumnya Rp2.541.000 per gram.

Penyesuaian juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback. Harga buyback turun Rp4.000 menjadi Rp2.307.000 per gram, dibandingkan posisi sebelumnya Rp2.311.000 per gram.

Dampak bagi transaksi konsumen

Perubahan harga ini menjadi acuan penting bagi konsumen yang bertransaksi emas batangan Antam, baik untuk pembelian maupun penjualan kembali. Rentang produk yang dikenai ketentuan perpajakan mencakup pembelian emas batangan ukuran 1 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk penjualan kembali emas batangan kepada PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta, berlaku Pajak Penghasilan Pasal 22. Tarifnya sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi pelanggan yang tidak memiliki NPWP, dengan pemotongan dilakukan langsung dari total nilai buyback yang diterima pelanggan.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang prospek laba industri pergadaian hingga akhir 2026, kami menekankan bahwa kinerja sektor ini sangat dipengaruhi pergerakan harga emas, biaya pendanaan, serta permintaan pembiayaan masyarakat. Kami juga menyoroti dominasi gadai emas dalam portofolio jaminan pelaku utama dan strategi mereka menjaga pertumbuhan melalui peningkatan layanan, digitalisasi, dan produktivitas cabang.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.