Perdagangan datar untuk Ethereum karena resistensi $2.250 membatasi kenaikan
Ethereum (ETH) diperdagangkan pada harga $2.135,43, mencatat kenaikan harian sebesar 0,41%. Harga saat ini berada di bawah rata-rata pergerakan utamanya, menandakan latar belakang yang lebih lemah dibandingkan tren jangka pendek, menengah, dan panjang.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Ethereum mengalami tekanan jual yang meningkat seiring ketegangan di Timur Tengah dan kekhawatiran suku bunga memicu likuidasi kripto sebesar $580 juta dan menembus level support penting.
- Inflasi yang didorong oleh kenaikan harga minyak dan suku bunga bank sentral yang tinggi dalam waktu lama telah memicu arus keluar institusional yang terus-menerus dari Ethereum ETFs.
- ETH tetap berada di bawah rata-rata kunci, dengan sinyal jenuh jual yang hanya memberikan peluang rebound terbatas; kisaran lima hari yang diharapkan adalah $2.110 hingga $2.230, dengan kecenderungan penurunan lebih lanjut.
Arus keluar institusional semakin dalam akibat gejolak Timur Tengah dan tekanan inflasi
Ethereum menghadapi tekanan jual yang meningkat karena ketegangan politik yang terus-menerus dan terhambatnya pembicaraan gencatan senjata di Timur Tengah memicu likuidasi pasar kripto lebih dari $580 juta dalam semalam, dengan cepat mendorong harga aset menembus level support utama. Harga minyak mentah yang tinggi akibat ketidakstabilan regional telah memicu tekanan inflasi dan meningkatkan ekspektasi periode suku bunga bank sentral yang tinggi lebih lama, sehingga arus keluar institusional dari Ethereum ETFs terus berlanjut. Selain itu, risalah rapat Federal Reserve bulan April menunjukkan bahwa pejabat mungkin akan melakukan kenaikan suku bunga tambahan jika inflasi tetap tinggi, semakin menantang minat risiko terhadap aset kripto.
Momentum bearish berlanjut meski sinyal oversold mengindikasikan risiko rebound
Resistensi langsung berada di level Ichimoku Kijun $2.250,48, sementara ETH diperdagangkan di bawah SMA-20 pada $2.267,54, SMA-50 pada $2.262,25, dan SMA-200 pada $2.576,86. Momentum tetap lemah, dengan MACD memberikan sinyal jual dan ADX di 16,44, menegaskan tidak adanya tren kuat yang mendominasi. Oscillators menunjukkan kondisi oversold — RSI, Stoch RSI, dan CCI semuanya mengindikasikan kondisi oversold, sementara BBP dan Stoch RSI menegaskan dominasi penjual pada sesi intraday. Perbedaan antara momentum bearish dan oscillator oversold ini menunjukkan aksi harga jangka pendek yang campuran dengan potensi rebound teknikal.
Risiko penurunan mendominasi seiring volatilitas berlanjut tanpa breakout bullish
Dalam lima hari perdagangan ke depan, ETH diperkirakan akan berfluktuasi dalam rentang volatilitas tipikal antara $2.110 dan $2.230. Kemungkinan kenaikan harga rendah — kurang dari 20% — sehingga aksi penurunan lebih dominan. Pola sideways paling mungkin terjadi kecuali terjadi breakout tegas di atas $2.250 yang memicu momentum naik baru, sementara penurunan tambahan menuju $2.110 dapat terjadi jika support terbaru gagal bertahan.
Sebelumnya, para analis mencatat bahwa Ethereum menghadapi sinyal teknikal bearish yang persisten di tengah ketidakpastian kepemimpinan dan sentimen pasar yang lemah. Aksi pasar terbaru memperkuat pandangan hati-hati ini, dengan arus keluar institusional yang berlanjut dan tekanan makroekonomi menjadikan risiko penurunan menuju $2.110 sebagai fokus utama para trader untuk pekan mendatang.
- Forex
- Crypto