Bappenas perkuat kapasitas manajemen risiko pemda melalui pelatihan UGM

Bappenas perkuat kapasitas manajemen risiko pemda melalui pelatihan UGM
Latihan Risiko Pemda UGM

Upaya penguatan tata kelola pembangunan daerah berlanjut melalui pelatihan manajemen risiko bagi aparatur dari empat pemerintah daerah peraih Penghargaan Pembangunan Daerah 2025. Program yang berlangsung di Yogyakarta pada 22–28 Oktober 2026 itu diposisikan sebagai insentif nonfiskal agar penghargaan kinerja daerah diikuti peningkatan kemampuan teknis aparatur.

Sorotan

  • Kementerian PPN/Bappenas bekerja sama dengan MPWK UGM menggelar Pelatihan Manajemen Risiko dan Tata Kelola Pembangunan Daerah untuk aparatur empat pemda penerima PPD 2025.
  • Pelatihan mencakup simulasi pengelolaan risiko pada program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, pemetaan rantai pasok, dan negosiasi lintas sektor.
  • Kemitraan dengan perguruan tinggi melalui skema Swakelola Tipe II memungkinkan aparatur daerah memperoleh pembelajaran terintegrasi kebijakan pembangunan dan pendekatan akademis.

Skema pelatihan dan tujuan penguatan kapasitas

Seperti dilaporkan Kompas.com, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional bekerja sama dengan Program Studi Magister Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, untuk menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Risiko dan Tata Kelola Pembangunan Daerah di Yogyakarta. Kegiatan ini ditujukan bagi aparatur dari empat pemerintah daerah peraih Penghargaan Pembangunan Daerah 2025 sebagai bagian dari insentif nonfiskal bagi daerah berprestasi.

Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Virgiyanti mengatakan pemda peraih PPD berkesempatan memperoleh insentif fiskal maupun nonfiskal. Menurut dia, penghargaan tidak berhenti pada pemberian piala dan piagam, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kesiapan aparatur daerah dalam mengelola risiko pembangunan dan menjaga ketahanan tata kelola dalam mengawal target pembangunan berikutnya.

Materi pelatihan memadukan regulasi, studi kasus program prioritas nasional, dan praktik penyusunan instrumen risiko. Salah satu sesi mencakup simulasi pengelolaan risiko program prioritas nasional, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di daerah serta program prioritas lain.

Dampak bagi perencanaan pembangunan daerah

Dalam simulasi tersebut, peserta mempelajari pemetaan rantai pasok dan logistik bahan pangan lokal, keterpaduan regulasi daerah, serta pembagian peran para pemangku kepentingan. Mereka juga berlatih melakukan negosiasi birokrasi lintas sektor untuk mengantisipasi berbagai kendala dalam pelaksanaan program.

Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan SDM Perencanaan Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Wignyo Adiyoso menilai kemitraan dengan perguruan tinggi penting untuk meningkatkan kompetensi aparatur perencana daerah. Menurutnya, kerja sama melalui skema Swakelola Tipe II dengan MPWK Fakultas Teknik UGM memungkinkan peserta memperoleh pembelajaran yang menggabungkan kebijakan pembangunan dengan pendekatan akademis.

Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep manajemen risiko, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perencanaan pembangunan di daerah masing-masing. Pendekatan itu memperlihatkan fokus Bappenas pada penguatan kapasitas aparatur sebagai bagian dari tindak lanjut penghargaan pembangunan daerah.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang kesenjangan antara visi kebijakan dan kapasitas birokrasi, kami membahas bagaimana sejumlah program prioritas menghadapi masalah kesiapan operasional, pengawasan, dan SDM. Contohnya terlihat pada penghentian sementara ratusan satuan layanan Makan Bergizi Gratis yang tidak memenuhi standar, rendahnya tingkat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta gangguan layanan energi yang menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan mitigasi risiko sebelum target diperluas.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.