Prediksi harga emas: Permintaan safe haven melawan tekanan kuat dolar AS
Harga emas mengakhiri kenaikan beruntun selama delapan minggu pada minggu lalu, turun dari level tertinggi sepanjang masa di $2.956 ke level terendah tiga minggu di $2.830.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Aksi jual membentuk pola bearish engulfing harian, yang menandakan potensi tren turun. Namun, saat bulan baru dimulai, emas mencoba untuk pulih, naik 0,7% untuk menguji resistensi di $2.877 sebelum mundur ke $2.865 selama sesi Eropa, masih di atas support minggu lalu di $2.830.
Penurunan harga minggu lalu dipengaruhi oleh kekuatan baru dalam dolar AS dan pergeseran ekspektasi suku bunga. Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS, pengukur inflasi pilihan Federal Reserve, melambat menjadi 2,5% tahun ke tahun di bulan Januari dari 2,6% di bulan Desember. PCE inti juga turun menjadi 2,6%, memperkuat ekspektasi bahwa the Fed mungkin tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga. Dolar yang lebih kuat biasanya menekan emas dengan membuatnya lebih mahal bagi investor asing.
Dinamika harga emas (Februari 2025 - Maret 2025). Sumber: TradingView.
Prospek harga emas: Komentar Trump mengenai Ukraina menambah daya tarik safe haven
Namun, ketegangan geopolitik dapat memicu kenaikan dalam pergerakan harga. Selama akhir pekan, mantan Presiden AS Donald Trump mengkritik Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan membatalkan kesepakatan mineral, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan Rusia-Ukraina. Setiap penurunan dalam situasi ini dapat meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven.
Meskipun terjadi penurunan minggu lalu, RSI pada grafik harian tetap berada di wilayah bullish, yang mencerminkan optimisme di antara para trader. Hal ini menunjukkan bahwa tren naik jangka panjang emas masih utuh, dan investor masih bersedia untuk membeli saat harga turun, terutama dengan ketidakpastian geopolitik yang menjadi fokus.
Sementara arus safe-haven dapat mendorong emas lebih tinggi, kekuatan baru dolar AS mungkin akan terus membatasi kenaikan. Jika data ekonomi tetap stabil dan Fed menunda penurunan suku bunga, emas mungkin akan berjuang untuk mempertahankan momentum kenaikannya.
Perjalanan bullish emas berakhir karena dolar AS yang lebih kuat dan kekhawatiran inflasi memicu tekanan jual. Harga menembus di bawah $2.877, turun ke $2.865, sementara RSI mundur ke level netral.
Berita XAU/USD Terbaru
- Forex
- Crypto