Saham Amazon melonjak seiring tekanan beli saham meningkat
Amazon.com, Inc. (AMZN) diperdagangkan di dekat $264,70, sedikit di bawah moving average 20-hari ($265,71), dan jauh di atas rata-rata 50-hari ($238,61) serta 200-hari ($229,78). Posisi ini menyoroti adanya resistensi jangka pendek yang terus-menerus dari penjual sekaligus memperkuat struktur bullish jangka menengah dan panjang, dengan dukungan dinamis utama di level Ichimoku Kijun ($260,17) dan resistensi di area $265 serta moving average 20-hari.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Arus kas bebas Amazon turun tajam menjadi $1,2 miliar pada kuartal pertama 2026, didorong oleh percepatan belanja modal untuk investasi yang akan datang.
- Layanan Web CEO Matthew S Garman menjual 11.475 saham senilai sekitar $3 juta, sementara adopsi chip Trainium AI mempercepat momentum penghematan biaya.
- Indikator teknikal menunjukkan momentum bullish jangka menengah hingga panjang dengan area resistance jangka pendek di $265–$271,84 dan kisaran harga yang diperkirakan antara $259,94 hingga $271,84.
Belanja modal dan penjualan orang dalam membebani sentimen meski ada kenaikan chip AI
Amazon melaporkan penurunan tajam arus kas bebas menjadi $1,2 miliar untuk kuartal pertama 2026, terutama akibat peningkatan belanja modal sebagai bagian dari rencana investasi besar untuk 2026. Perusahaan juga mengungkapkan penjualan saham oleh CEO Web Services, Matthew S Garman, yang menjual 11.475 saham senilai sekitar $3 juta pada 15 Mei 2026. Meningkatnya minat pengembang terhadap chip AI Trainium milik Amazon, yang telah memberikan penghematan biaya signifikan bagi klien, juga menambah momentum pada operasional bisnis.
Sinyal momentum berbeda saat volatilitas intraday bertemu risiko pembalikan oversold
Sinyal Momentum tetap kuat, dengan Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada posisi beli kuat dan Average Directional Index (ADX) mendukung tren positif. Relative Strength Index (RSI) berada di kisaran tengah namun meningkat, dan baik Commodity Channel Index (CCI) maupun Stochastic RSI menunjukkan saham mulai keluar dari wilayah oversold. Bull/Bear Power (BBP) tetap negatif, menyoroti dominasi penjual intraday namun juga mencatat proyeksi oversold, yang mengindikasikan potensi pembalikan. Kenaikan harian sebesar $5,36 atau 2,07% terjadi setelah gap naik sekitar $1,42, dan Amazon kini diperdagangkan di dekat level tertinggi sesi dengan volatilitas intraday sebesar 1,83%. Pergerakan harga intraday menunjukkan minat beli yang jelas menuju level tertinggi sesi, meskipun osilator jangka pendek dan indikator momentum menunjukkan adanya perbedaan antara tren kuat dan sinyal oversold yang masih tersisa.
Sebelumnya dilaporkan bahwa pengadilan banding U.S. menolak klaim yang berupaya menuntut Amazon bertanggung jawab atas perilaku penjual pihak ketiga terkait penghindaran tarif. Saat Amazon kini menghadapi kondisi teknikal yang kuat di tengah investasi modal yang meningkat dan pengawasan pasar yang berkelanjutan, para trader sebaiknya memantau $265,71 sebagai level resistensi penting yang dapat menentukan arah pergerakan dalam minggu mendatang.
- Forex
- Crypto