BPJS Ketenagakerjaan perluas perlindungan pekerja proyek pusat data di Batam
Pembangunan pusat data NeutraDC Nxera Batam kini mencakup perlindungan jaminan sosial bagi 1.145 pekerja konstruksi yang terlibat dalam proyek tersebut. Langkah ini menempatkan keselamatan kerja dan kesejahteraan pekerja sebagai bagian dari agenda investasi infrastruktur digital di Batam.
Sorotan
- Seluruh pekerja konstruksi proyek pusat data NeutraDC Nxera Batam telah memperoleh perlindungan melalui program jasa konstruksi BPJS Ketenagakerjaan.
- Direksi BPJS Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya jaminan kecelakaan kerja dan kematian seiring pertumbuhan investasi dan infrastruktur di Batam per 16 Oktober 2026.
- BPJS Ketenagakerjaan mendukung kebutuhan hunian pekerja melalui pengembangan tower Griya Pekerja di kawasan Kabil sebagai bagian Program Tiga Juta Rumah.
Perlindungan pekerja dalam proyek pusat data
Seperti dilaporkan KOMPAS.com, seluruh pekerja konstruksi yang tercatat dalam pembangunan pusat data NeutraDC Nxera Batam telah terlindungi melalui segmen jasa konstruksi BPJS Ketenagakerjaan. Fasilitas yang berada dalam ekosistem TelkomGroup itu saat ini masih dalam tahap pembangunan di Batam.Perlindungan proyek ini menjadi salah satu fokus Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat bersama Direktur Kepesertaan Agung Nugroho saat kunjungan kerja di Batam pada Jumat, 16 Oktober 2026. Dalam siaran pers yang diterima pada Senin, 19 Oktober 2026, Saiful menegaskan pertumbuhan investasi dan pembangunan infrastruktur perlu diimbangi dengan jaminan sosial bagi pekerja yang terlibat di dalamnya.
Melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Jasa Konstruksi, pekerja yang memenuhi ketentuan memperoleh perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian. Cakupan itu meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja untuk perawatan dan pengobatan sesuai indikasi medis, serta Jaminan Kematian yang memberikan santunan kepada ahli waris bila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja.
Dukungan hunian pekerja di kawasan industri
Selain perlindungan risiko kerja, BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong akses hunian layak dan terjangkau bagi pekerja. Komitmen itu menjadi salah satu pokok pembahasan saat Saiful mengunjungi Kabil Integrated Industrial Estate sebelum meninjau proyek pusat data tersebut.President Director KIIE Peters Vincen menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam perlindungan terhadap risiko sosial bagi pekerja di kawasan industri. Ia juga menyambut penambahan tower Griya Pekerja untuk mendukung kebutuhan hunian tenaga kerja di kawasan Kabil.
Menanggapi hal itu, Saiful menjelaskan Griya Pekerja merupakan salah satu bentuk dukungan BPJS Ketenagakerjaan terhadap Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya investasi atau infrastruktur yang dihasilkan, tetapi juga dari perhatian terhadap keselamatan dan kesejahteraan pekerja.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan HIMKI, kami mengulas penandatanganan Nota Kesepahaman serta perjanjian kerja sama untuk memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor mebel dan kerajinan. Inisiatif ini menargetkan pekerja formal maupun informal, sekaligus mendorong sosialisasi dan edukasi agar cakupan kepesertaan meningkat seiring besarnya potensi tenaga kerja di ekosistem industri tersebut.
Berita Labor Market Terbaru
- Forex
- Crypto