Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
George Raymond Zage III, investor senior dan mantan CEO Farallon Capital Asia, menyoroti potensi dampak negatif jika Amerika Serikat mulai memandang NATO hanya sebagai 'subsidi besar'. Zage menilai sikap tersebut dapat memicu kekhawatiran bagi wilayah Eropa maupun Asia. Ia menegaskan, persepsi seperti ini berpotensi menggoyahkan stabilitas kerjasama pertahanan lintas benua. Komentar ini muncul di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika hubungan trans-Atlantik yang semakin menjadi sorotan pelaku pasar global.
Pandangan Zage terhadap ketegangan kerja sama trans-Atlantik menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan rasional dalam menghadapi lanskap geopolitik yang kompleks, sebagaimana tercermin pada peran sentral dalam menjaga debat rasional di tengah polarisasi politik AS. Selain itu, peringatan terkait persepsi dan kebijakan publik juga pernah ia soroti lewat analisis atas risiko kebijakan pemerintah terhadap harga BBM di California, menyoroti betapa keputusan strategis di satu wilayah dapat berdampak luas pada stabilitas ekonomi dan hubungan internasional.