Nvidia memilih Palantir untuk rantai pasokan AI: Bisakah PLTR rebound?
Palantir memasuki aksi jual terbaru di pasar ketika salah satu nama terbesar dalam AI kini menggunakan softwarenya dalam operasional internal. Beberapa sesi perdagangan berikutnya dapat menunjukkan apakah kepercayaan tersebut cukup untuk menarik kembali minat beli.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Nvidia dan Palantir mengumumkan perluasan kemitraan yang berfokus pada manajemen rantai pasokan berbasis AI. Nvidia akan mengintegrasikan Palantir Foundry, AIP, dan Ontology dengan model Nemotron miliknya, sehingga data mengenai material, kapasitas, dan pemasok dapat disatukan dalam satu sistem pengambilan keputusan.
Skala penerapan ini penting bagi Palantir. Satu rak Nvidia Vera Rubin berisi sekitar 1,3 juta komponen, sementara rantai pasokan yang lebih luas mencakup ribuan pemasok dan mitra manufaktur. Hal ini menjadikan Nvidia bukan hanya mitra teknologi, tetapi juga pelanggan enterprise penting yang menerapkan software Palantir di seluruh jaringan industri yang sangat kompleks.

Golden cross menambah sinyal bullish di tengah aksi jual
Sinyal bearish mulai terwujud, dengan PLTR gagal mempertahankan support di $170 dan turun ke $165,86.
Pada saat yang sama, golden cross terbentuk pada grafik harian. Sinyal serupa sebelumnya muncul pada April 2023. Setelah persilangan tersebut, saham awalnya turun lebih dari 10% sebelum memantul dari titik terendah lokal dan naik sekitar 177% dalam beberapa bulan berikutnya.
Dengan demikian, golden cross tidak menutup kemungkinan pelemahan jangka pendek lebih lanjut sebelum pemulihan yang lebih luas terbentuk.
Untuk sesi hari ini, $162,50 menjadi level kunci. Pergerakan yang bertahan di bawah level tersebut dapat memperpanjang koreksi menuju $158. Jika support bertahan, pembeli berpeluang kembali menguji $170.
Level imbal hasil 5% menjadi risiko baru bagi Palantir
Latar belakang makroekonomi tetap sangat menantang bagi saham teknologi dengan valuasi tinggi. Imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun telah naik menjadi sekitar 4,95–4,96%, mendekati ambang psikologis 5% di tengah data PPI yang panas, harga minyak yang lebih tinggi, dan meningkatnya ketegangan dengan Iran.
Société Générale telah memperingatkan bahwa imbal hasil Treasury 10 tahun sebesar 5,5% dapat menjadi ambang kritis, ketika kenaikan biaya modal mulai melampaui perbaikan laba perusahaan dan memberikan tekanan yang lebih besar terhadap valuasi ekuitas.
- Forex
- Crypto