Ulasan Pepperstone: Kesepakatan hukum dengan CPE Capital menyelesaikan masalah utang.

Ulasan Pepperstone: Kesepakatan hukum dengan CPE Capital menyelesaikan masalah utang.
Pepperstone menyelesaikan utang dengan CPE Capital

Pada akhir Februari 2026, sebuah kesepakatan penyelesaian telah dicapai antara Pepperstone dan grup investasi CPE Capital terkait pembayaran utang. Kesepakatan ini menandai langkah penting dalam proses hukum yang telah berlangsung selama beberapa tahun setelah CPE Capital mengajukan gugatan terhadap pemilik Pepperstone, menuntut pembayaran atas utang yang timbul dari sebuah kesepakatan, demikian dilaporkan FNG.

Pialang Forex Terkemuka di AS
6.66/10
*Dinilai oleh pedagang nyata di Traders Union
  • Dipilih oleh 400+ pedagang lokal dalam 3 bulan terakhir.
  • Pedagang rata-rata memperoleh 12% lebih per bulan dibandingkan broker lainnya.
Mulai dengan OANDA

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Sejarah perselisihan: Akuisisi dan utang

Sengketa antara CPE Capital dan Pepperstone muncul setelah CPE Capital membeli 60% saham Pepperstone pada tahun 2016 dengan harga 90 juta dolar Australia. Kesepakatan itu sebagian dibiayai dengan pinjaman 150 juta dolar Australia, yang seharusnya dilunasi dalam waktu lima tahun. Namun, pada tahun 2018, CPE Capital menjual sahamnya di perusahaan tersebut kepada FX Group Holdings, yang menyebabkan ketidaksepakatan atas persyaratan kesepakatan dan sisa utang setelah penjualan.

Pada tahun 2025, CPE Capital mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung New South Wales, mengklaim bahwa Pepperstone tidak memenuhi persyaratan perjanjian dan gagal membagikan keuntungan dari pertumbuhan perusahaan setelah pinjaman dilunasi. Pengadilan memutuskan bahwa FX Group harus membayar 96,9 juta dolar Australia ditambah bunga.

Hasil dan konsekuensi bagi perusahaan

Sengketa hukum berakhir dengan keputusan yang mendukung CPE Capital, dan sekarang para pihak telah mencapai kesepakatan mengenai pembayaran utang. Penting untuk dicatat bahwa Pepperstone sendiri tidak menjadi bagian dari gugatan tersebut dan terus beroperasi sebagai layanan perdagangan reguler.

Penyelesaian ini menutup salah satu masalah hukum bagi perusahaan, memungkinkan Pepperstone untuk terus mengembangkan bisnisnya dan memperkuat posisi pasarnya. Terlepas dari pertarungan hukum, perusahaan tetap stabil dan akan terus fokus pada operasinya.

Selain itu, kami menulis bahwa Pepperstone meluncurkan platform crypto spot teregulasi di Australia.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.