Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Coinbase mengumumkan partisipasinya dalam inisiatif Open Standard, yang bertujuan meluncurkan stablecoin yang dipatok dolar AS bernama Open USD dan mengintegrasikannya ke berbagai platform keuangan dan teknologi akhir tahun ini.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Coinbase telah mengumumkan partisipasinya dalam inisiatif Open Standard, yang akan meluncurkan Open USD, stablecoin yang dipatok dolar AS, pada akhir tahun ini. Proyek ini didukung oleh lebih dari 100 perusahaan industri, termasuk perusahaan keuangan dan teknologi seperti Visa, Stripe, BlackRock, Chime, dan lainnya, yang semuanya berencana mengintegrasikan Open USD ke dalam sistem mereka.
Open Standard bertujuan memperkenalkan infrastruktur stablecoin teregulasi secara luas dan memposisikan Open USD sebagai pesaing potensial bagi stablecoin mapan seperti USDC dan USDT. Zach Abrams dari Bridge akan menjabat sebagai CEO interim inisiatif ini, dan keterlibatan Coinbase sejalan dengan upaya yang lebih luas untuk memperluas adopsi institusional dan utilitas stablecoin.
Coinbase adalah bursa kripto yang melayani baik trader pemula maupun berpengalaman, menawarkan akses ke berbagai pilihan mata uang kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, dan BitcoinCash. Platform ini mendukung trading web dan mobile, menyediakan e-wallet gratis, kartu virtual, serta fitur keamanan yang kuat, dan juga menawarkan program edukasi di mana pengguna bisa mendapatkan hadiah sambil belajar. Untuk detail lebih lanjut, lihat profil broker Coinbase di Traders Union.
Untuk konteks tambahan, lihat pembaruan Coinbase sebelumnya di Traders Union, yang merinci momentum bearish yang terus berlanjut, kelemahan teknikal di bawah level resistance kunci, dan tekanan jual yang masih terjadi meskipun ada perkembangan positif dan optimisme dari eksekutif. Tantangan-tantangan ini tetap relevan dalam menilai posisi pasar Coinbase saat ini.