Koridor kreatif-teknologi Indonesia-India dorong adopsi AI dan ekspansi ekonomi kreatif
Indonesia-India Creative-Tech Corridor resmi diluncurkan di Jakarta untuk memperkuat ekonomi kreatif dan mempercepat transformasi digital berbasis teknologi masa depan. Inisiatif ini menempatkan kecerdasan buatan sebagai pendorong ekonomi berbasis pengetahuan yang terhubung secara global, sekaligus membuka ruang bagi penciptaan pekerjaan dan keterampilan baru.
Sorotan
- Peluncuran koridor kreatif-teknologi Indonesia-India mendukung adopsi AI di kawasan ekonomi khusus untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dan perluasan keterampilan.
- Pemerintah menggandeng Arm guna memperkuat ekosistem desain cip nasional, menunjang pengembangan industri semikonduktor yang terintegrasi dengan infrastruktur digital.
- Pengembangan pusat data difokuskan di KEK Nongsa, KEK Tangerang Selatan, dan Karawang dengan mempertimbangkan keandalan pasokan energi dan jaringan serat optik.
Kolaborasi AI dan infrastruktur digital
Menurut Okezone Economy Indonesia, peluncuran koridor ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperdalam kerja sama Indonesia dan India di bidang teknologi tinggi dan konektivitas digital. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan adopsi AI perlu didukung kawasan ekonomi khusus agar industri kreatif dapat menciptakan pekerjaan baru dan memperluas basis keterampilan tenaga kerja.Menurut Airlangga, AI tidak hanya berfungsi menggantikan pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan lapangan kerja dan kompetensi baru. Ia menilai dukungan dari kawasan seperti KEK Singhasari penting agar kolaborasi tersebut mendorong pertumbuhan sektor kreatif hingga dua digit.
Airlangga juga menyoroti kuatnya fondasi sejarah, seni, dan pemikiran filosofis antara Indonesia dan India. Hubungan bilateral yang telah lama terjalin itu dinilai menjadi modal strategis untuk mempererat kerja sama pada sektor teknologi masa depan.
Pengembangan semikonduktor dan pusat data
Pemerintah terus menyiapkan infrastruktur penunjang di tengah percepatan teknologi, termasuk AI, Internet of Things, machine learning, dan quantum computing. Langkah itu mencakup pengembangan industri semikonduktor dan pusat data untuk menopang ekosistem digital nasional.Untuk mendukung ekosistem desain cip, pemerintah menggandeng Arm guna mendorong pengembangan industri semikonduktor nasional. Sementara untuk menampung investasi pusat data, pengembangan fasilitas diarahkan ke KEK Nongsa di Kepulauan Riau, KEK di Tangerang Selatan, dan kawasan Karawang.
Pengembangan pusat data tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keandalan pasokan energi dan jaringan serat optik. Arah kebijakan ini menunjukkan bahwa penguatan koridor kreatif-teknologi tidak hanya bertumpu pada kolaborasi internasional, tetapi juga pada kesiapan infrastruktur industri digital di dalam negeri.
Dalam laporan kami sebelumnya tentang pembiayaan data center oleh perbankan di Indonesia, kami membahas bagaimana meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital membuat bank mulai menjadikan pusat data sebagai area kredit baru. Ulasan itu menyoroti contoh pembiayaan besar untuk akuisisi dan pengembangan fasilitas, sekaligus menekankan syarat kunci seperti kecukupan pasokan listrik, kepastian penyewa jangka panjang, serta pendekatan selektif melalui skema sindikasi dan manajemen risiko yang ketat.
Berita Trade Deals Terbaru
- Forex
- Crypto