Konflik AS-Iran di Selat Hormuz dorong harga Silver
Silver (XAG) diperdagangkan di $58,96, naik 1,14% pada sesi ini. Aset ini tetap berada di atas rata-rata pergerakan utama jangka pendek dan menengah, namun masih di bawah rata-rata pergerakan jangka panjangnya, mencerminkan momentum yang berbeda di tiap kerangka waktu.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Memanasnya konflik AS-Iran di Selat Hormuz meningkatkan kekhawatiran akan gangguan energi global dan risiko inflasi, sehingga menekan harga silver.
- Gencatan senjata sementara dan rencana pembicaraan damai di Doha meredakan ketegangan, namun volatilitas yang terus berlangsung mencerminkan risiko geopolitik yang belum terselesaikan di jalur pelayaran vital.
- Harga silver berfluktuasi dalam rentang volatilitas tinggi $55,99–$61,93 dengan indikator jangka pendek yang overbought dan risiko koreksi yang tetap tinggi.
Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian gencatan senjata picu arus risk-off
Memanasnya bentrokan militer antara Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz memicu kekhawatiran akan gangguan aliran energi global dan meningkatnya risiko inflasi, sehingga menekan harga silver. Amerika Serikat dan Iran saling menuduh melanggar gencatan senjata sementara 17 Juni setelah proyektil Iran menghantam kapal kargo, memicu serangan balasan dan volatilitas pasar yang kembali meningkat. Washington dan Teheran sepakat untuk menahan diri sebelum pembicaraan damai yang dijadwalkan Selasa di Doha, namun situasi keamanan yang rapuh terus mengganggu pasar komoditas karena kendali atas Selat Hormuz yang vital masih diperebutkan.
Sinyal teknikal bertentangan saat pembeli mendominasi jangka pendek
Dari sisi teknikal, XAG/USD diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 20 dan 50 periode pada timeframe H4, namun masih jauh di bawah rata-rata pergerakan 200 periode pada grafik harian. Ichimoku Kijun harian berada di $58,15 dan menjadi support terdekat. Relative Strength Index (RSI) menunjukkan angka 57,83, menandakan momentum beli yang moderat. Namun, baik Commodity Channel Index (CCI) maupun Stochastic RSI berada di area overbought, mengindikasikan potensi koreksi, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Awesome Oscillator netral. Average Directional Index (ADX) menunjukkan kekuatan arah yang rendah dengan sinyal jual, dan Bull/Bear Power memperlihatkan kondisi overbought, menandakan pembeli mendominasi sesi jangka pendek di tengah sinyal yang saling bertentangan.
Konsolidasi lebih disukai karena risiko penurunan lebih besar dari potensi breakout
Dalam jangka pendek, XAG/USD diperkirakan akan berkonsolidasi dalam rentang $55,99 hingga $61,93, mencerminkan volatilitas tipikal terhadap level saat ini. Probabilitas pergerakan turun sebesar 57%, sementara potensi breakout ke atas lebih kecil di 43%. Kenaikan berkelanjutan di atas $61,93 diperlukan untuk memulai skenario tren bullish, sementara penurunan di bawah $55,99 dapat memicu penurunan lanjutan.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa silver masih berada di bawah tekanan luas karena preferensi investor yang terus condong ke emas, membatasi performa silver. Kondisi geopolitik yang semakin memanas saat ini menambah lapisan risiko baru, sehingga pergerakan berkelanjutan di atas $61,93 menjadi ambang penting bagi potensi pembalikan bullish.
Berita Silver Terbaru
- Forex
- Crypto