Ketegangan AS-Iran berisiko mengganggu pasokan minyak, mendorong harga Brent crude mendekati resistance $92,24

Ketegangan AS-Iran berisiko mengganggu pasokan minyak, mendorong harga Brent crude mendekati resistance $92,24
Brent crude melonjak 1,71% ke $90,42

Brent crude (XBR) diperdagangkan di $90,42 hari ini, naik 1,71% pada sesi terbaru dan bertahan di atas rata-rata pergerakan kunci. Harga tetap terjaga di atas rata-rata jangka pendek dan menengah.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

XBR prediksi harga
24H -0.74%
$84.56
48H -0.83%
$84.48
7D -1.69%
$83.75
1M 15.95%
$98.78
3M 17.21%
$99.85
6M 11.48%
$94.97
12M 49.16%
$127.07
Harga saat ini: $ 85.19 -0.1480 0.17%
Data Waktu Nyata 01:47
Rentang harian 84.74 Arrow from to Icon 84.84
Rentang mingguan 84.34 Arrow from to Icon 97.92
Loading...

Sorotan

  • Meningkatnya ketegangan AS-Iran mendorong premi risiko geopolitik pada Brent crude, memperbesar kekhawatiran gangguan pasokan dan menopang kenaikan harga.
  • Kenaikan harga minyak telah memperparah risiko inflasi bagi negara importir utama, khususnya meningkatkan kekhawatiran terhadap prospek inflasi jangka pendek India.
  • Brent crude mempertahankan tren bullish kuat dengan dominasi pembeli, menargetkan rentang $88,6–$92,24 dan peluang pembalikan turun dalam waktu dekat yang rendah.

Ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi meningkatkan risiko permintaan minyak

Ketegangan baru antara AS dan Iran telah menambah premi risiko geopolitik pada Brent crude, meningkatkan ancaman potensi gangguan pasokan dan mendorong permintaan terhadap komoditas ini. Kenaikan harga minyak juga memicu kekhawatiran inflasi bagi negara importir utama, seperti dilaporkan Bhaskarenglish yang menyoroti meningkatnya risiko inflasi di India akibat perkembangan ini. Selain itu, konflik yang terus berlangsung di Timur Tengah mendorong investor mencari aset safe haven, yang menurut Fxstreet, meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed AS dan dapat memengaruhi dinamika pasar secara lebih luas.

Momentum bullish saat Brent menguji sinyal teknikal overbought

Pada timeframe h1, XBR bertahan di atas MA-20 di $88,97 dan MA-50 di $88,55, dengan MA-200 harian memberikan dukungan tambahan di $82,35. Level Ichimoku Kijun di $88,32 menjadi support terdekat. Indikator momentum menunjukkan MACD tetap di Buy, dengan ADX netral. RSI berada di 65,36, menandakan sinyal Buy, sementara Stoch RSI, CCI, dan Bull/Bear Power semuanya menyoroti kondisi overbought dan dominasi pembeli. Awesome Oscillator (AO) memberikan sinyal Buy kuat, memperkuat momentum bullish yang solid, meski beberapa oscillator mengindikasikan kondisi yang terlalu tinggi dapat memicu kelelahan jangka pendek.

Konsolidasi dalam rentang kemungkinan terjadi di tengah risiko breakout dan retracement

Dalam 2 hingga 3 hari ke depan, XBR diperkirakan akan bergerak dalam rentang volatilitas antara $88,6 dan $92,24. Skenario utama melihat harga mengkonsolidasikan kenaikan terbaru di koridor ini, dengan breakout di atas $92,24 berpotensi mempercepat kenaikan lebih lanjut. Jika harga turun di bawah support terdekat di $88,32, retracement yang lebih dalam bisa terjadi, namun pembalikan seperti itu dianggap kecil kemungkinannya dalam waktu dekat.

Viktoras Karapetjanc, pakar makro dan sentimen di Traders Union, melihat Brent crude tetap kokoh didukung ketegangan geopolitik yang kembali memanas dan momentum bullish yang tangguh. Ia meyakini kekhawatiran inflasi di negara importir utama serta ekspektasi kenaikan suku bunga AS menopang dinamika harga saat ini. Analisis teknikal mengonfirmasi aktivitas beli yang kuat meski ada sinyal overbought jangka pendek. Karapetjanc mengatakan: “Dengan geopolitik dan sentimen makro yang mendorong permintaan, saya memperkirakan Brent crude akan tetap bullish selama support di $88,32 bertahan.”

Sebelumnya, analis mencatat bahwa ketegangan AS-Iran yang kembali meningkat dan risiko terhadap pengiriman di Teluk telah mendorong pendekatan hati-hati di kalangan trader minyak, menjaga premi risiko geopolitik tetap tercermin di pasar minyak mentah. Dengan Brent kini terkonsolidasi di atas support teknikal utama dan sentimen pasar yang semakin bullish, trader perlu memantau potensi breakout di atas $92,24 karena volatilitas yang meningkat dapat mendorong kenaikan lanjutan.

Informasi ini didasarkan pada perkiraan dan tidak merupakan nasihat investasi atau jaminan hasil di masa depan. Kondisi pasar dapat berubah. Lihat Disclaimer dan Integritas Editorial kami untuk detail lebih lanjut.