Pertamina Patra Niaga tingkatkan layanan Pertalite di Bali saat antrean BBM mereda

Pertamina Patra Niaga tingkatkan layanan Pertalite di Bali saat antrean BBM mereda
Pertalite Bali semakin lancar

Tekanan distribusi bahan bakar di Bali mulai berkurang seiring antrean di sejumlah SPBU yang berangsur landai. PT Pertamina Patra Niaga menambah kapasitas layanan Pertamina Delivery Service dan memperkuat pasokan lewat jalur laut untuk mempercepat pemulihan, terutama di Denpasar.

Sorotan

  • Pertamina Patra Niaga meningkatkan kapasitas distribusi Pertalite di Denpasar, menyalurkan sekitar 5.000 liter per hari ke SPBU dan mengurai antrean BBM.
  • Layanan Pertamina Delivery Service kini tersedia di delapan SPBU di Kota Denpasar, dengan batas maksimal tiga liter Pertalite per pengendara sepeda motor, pembayaran tunai.
  • Perusahaan memperkuat pasokan BBM melalui jalur laut dan terus menyesuaikan titik distribusi, memprioritaskan percepatan normalisasi permintaan ritel di Bali.

Penambahan kapasitas distribusi di Denpasar

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan layanan penjualan dan distribusi BBM untuk membantu mengurai antrean di sejumlah SPBU, terutama di Kota Denpasar. VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan antrean di sejumlah SPBU mulai berangsur landai, sementara perusahaan terus memaksimalkan layanan dan memperkuat pasokan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat.

Salah satu langkah yang ditingkatkan adalah Pertamina Delivery Service untuk penjualan Pertalite secara literan bagi pengendara sepeda motor. Saat ini layanan tersebut menyalurkan sekitar 5.000 liter Pertalite per hari ke sejumlah SPBU di Kota Denpasar.

Mulai hari ini, kapasitas layanan ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak konsumen dan membantu mengurangi kepadatan antrean. Penjualan Pertalite melalui layanan itu dibatasi maksimal tiga liter per pengendara sepeda motor dengan pembayaran tunai.

Cakupan titik layanan dan penyesuaian pasokan

Layanan Pertamina Delivery Service tersedia di delapan titik, yakni SPBU Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, dan Imam Bonjol. Perusahaan menyatakan titik penyaluran akan terus dievaluasi dan disesuaikan mengikuti kondisi antrean serta kebutuhan masyarakat di lapangan.

Penguatan pasokan melalui jalur laut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran distribusi BBM di Bali. Langkah ini menunjukkan fokus perseroan pada stabilisasi layanan ritel energi di wilayah yang mengalami tekanan permintaan, dengan prioritas pada percepatan normalisasi pasokan bagi konsumen harian.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang imbauan agar warga tidak menimbun atau menyalahgunakan BBM subsidi di Bali, kami menyoroti langkah PT Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran normalisasi distribusi. Pertamina juga membuka kanal pelaporan melalui Contact Center 135 untuk indikasi penimbunan, sekaligus mengingatkan adanya risiko sanksi pidana dan denda bagi pelanggaran agar penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.