Pemerintah Indonesia mengarahkan pengiriman sumber daya alam untuk ekspor agar dilakukan langsung ke negara pembeli tanpa transit di negara perantara. Kebijakan itu ditegaskan dalam forum industri tambang MINCON 2026 karena transit dinilai memindahkan manfaat ekonomi, termasuk pajak dan kontribusi perdagangan, ke negara lain.
Sorotan
- Menteri Bahlil Lahadalia memerintahkan ekspor sumber daya alam Indonesia dikirim langsung ke negara tujuan tanpa singgah di negara transit, termasuk Singapura.
- Kebijakan baru ini diumumkan pada pembukaan Mineral Convention 2026 di JIExpo Kemayoran pada 2 November 2026.
- Larangan ekspor transit bertujuan mengoptimalkan nilai tambah dan penerimaan pajak di Indonesia, mengurangi keuntungan negara perantara seperti Singapura.
Arahan ekspor langsung dalam forum MINCON 2026
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memerintahkan agar pengiriman SDA Indonesia untuk ekspor tidak lagi melewati negara transit, termasuk Singapura. Arahan itu disampaikan saat membuka Mineral Convention 2026 di JIExpo Kemayoran pada Senin, 2 November 2026.Dalam pernyataannya, Bahlil meminta ekspor komoditas Indonesia dikirim langsung ke negara tujuan akhir. Ia mencontohkan pengiriman ke China, yang menurutnya harus dilakukan langsung dari Indonesia ke China tanpa singgah lebih dulu di negara lain.
Dampak pada nilai tambah dan arus perdagangan kawasan
Menurut Bahlil, praktik transit melalui negara perantara justru memberi keuntungan ekonomi kepada negara lain, mulai dari penerimaan pajak hingga kontribusi terhadap neraca perdagangan. Sikap itu sejalan dengan agenda hilirisasi pemerintah yang menekankan penahanan nilai tambah lebih besar di dalam negeri.Selama ini, Singapura kerap berperan sebagai pusat logistik dan keuangan di Asia Tenggara. Posisi tersebut menjadikannya salah satu titik transit dalam perdagangan internasional, termasuk untuk pengiriman komoditas asal Indonesia ke berbagai pasar ekspor.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang target hilirisasi nasional hingga 2040, kami mengulas ambisi pemerintah mendorong pengolahan SDA di dalam negeri dengan sasaran transaksi lintas sektor mencapai USD618 miliar. Ulasan itu juga menyoroti hilirisasi nikel sebagai contoh, ketika nilai ekspor meningkat tajam setelah larangan ekspor bijih dan penguatan industri pengolahan, dengan target ekspor nikel menembus lebih dari USD45 miliar pada 2026.
Berita Supply Chain Terbaru
- Forex
- Crypto