Astra catat transaksi ekspor Rp400 miliar di Trade Expo Indonesia 2026
Partisipasi PT Astra International Tbk di Trade Expo Indonesia 2026 mempertegas fokus perusahaan dalam memperluas akses pasar luar negeri bagi pelaku UMKM nasional. Nilai kontrak dan transaksi yang dibukukan mencapai lebih dari U.S.$24,29 juta, atau sekitar Rp400 miliar, menunjukkan besarnya potensi penyerapan produk binaan ke pasar ekspor.
Sorotan
- PT Astra International Tbk membukukan nilai kontrak dan transaksi ekspor lebih dari U.S.$24,29 juta di Trade Expo Indonesia 2026 Jakarta.
- Astra menjalankan program Desa Sejahtera Astra Export Champion bersama Kemendag dan Kadin, meliputi kurasi produk hingga business matching untuk memperkuat kesiapan ekspor UMKM.
- Transaksi ekspor di TEI 2026 menunjukkan kontribusi nyata Astra dalam membuka akses pasar internasional dan memperkuat peran UMKM dalam ekonomi nasional.
Program pembinaan dorong kesiapan ekspor
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, PT Astra International Tbk mencatat total nilai kontrak dan transaksi lebih dari U.S.$24,29 juta dalam keikutsertaannya pada ajang Trade Expo Indonesia 2026 di Jakarta. Capaian itu diposisikan sebagai kelanjutan upaya perusahaan untuk membuka akses pasar ekspor yang lebih luas bagi UMKM nasional.Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengatakan pengembangan UMKM menjadi bagian penting dari kontribusi perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, terutama melalui perluasan akses pasar internasional. Menurut dia, Astra memandang UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk lewat penetrasi ke pasar ekspor.
Untuk meningkatkan kesiapan pelaku usaha bersaing di pasar global, Astra menjalankan program Desa Sejahtera Astra Export Champion bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Program itu mencakup tahapan kurasi produk, pelatihan ekspor, matrikulasi, hingga business pitching dan business matching.
Dampak bagi akses pasar UMKM
Melalui pendampingan tersebut, pelaku UMKM didorong untuk memperkuat kesiapan produk sekaligus memperbesar peluang bertemu calon pembeli dari berbagai negara. Skema ini menunjukkan bahwa dukungan korporasi tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga pada peningkatan kapasitas usaha agar lebih siap memasuki rantai perdagangan internasional.Bagi sektor UMKM, transaksi yang tercipta di TEI 2026 menjadi indikator bahwa pameran dagang tetap berperan penting sebagai pintu masuk ekspansi pasar ekspor. Bagi Astra, capaian ini juga memperkuat posisi program pembinaan usaha kecil sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pengembangan ekonomi nasional.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang komitmen dagang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41, kami menyoroti penandatanganan 168 nota kesepahaman bernilai USD 13,2 miliar pada hari pertama penyelenggaraan. Kami juga mencatat bahwa capaian tersebut ditopang agenda business matching serta dukungan jejaring promosi dagang, sehingga membuka peluang tindak lanjut transaksi ekspor bagi produk Indonesia.
Berita Local Business Terbaru
- Forex
- Crypto