BRI melunasi obligasi hijau Rp 507,8 miliar

BRI melunasi obligasi hijau Rp 507,8 miliar
BRI lunasi obligasi hijau

Pelunasan obligasi hijau jatuh tempo menandai berakhirnya salah satu seri surat utang berwawasan lingkungan yang diterbitkan Bank Rakyat Indonesia pada 2023. Pembayaran ini mencakup pokok Rp 500 miliar dan bunga Rp 7,87 miliar untuk Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2023 Seri C yang jatuh tempo pada 17 Oktober 2026.

Sorotan

  • BRI melunasi obligasi hijau Seri C senilai Rp 500 miliar dan bunga Rp 7,87 miliar kepada pemegang obligasi pada 17 Oktober 2026.
  • Obligasi Seri C menawarkan bunga tetap 6,30% per tahun dengan tenor tiga tahun, bagian dari penerbitan tahap kedua senilai total Rp 6 triliun pada 2023.
  • Obligasi lingkungan BRI memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia, menandakan kualitas kredit tertinggi di pasar domestik.

Rincian pelunasan dan struktur obligasi

Menurut Kontan, mengutip keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia, obligasi Seri C itu memiliki nilai pokok Rp 500 miliar, bunga tetap 6,30% per tahun, dan tenor tiga tahun sejak tanggal emisi.

Instrumen tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI dengan target penghimpunan dana Rp 15 triliun. Pada penerbitan tahap kedua pada 2023, BRI menawarkan obligasi senilai total Rp 6 triliun yang terbagi dalam tiga seri.

Seri A memiliki nilai pokok Rp 1,345 triliun dengan bunga tetap 6,10% per tahun dan tenor satu tahun. Seri B senilai Rp 4,154 triliun menawarkan bunga tetap 6,35% per tahun dengan tenor dua tahun, sementara Seri C senilai Rp 500 miliar menawarkan bunga tetap 6,30% per tahun dengan tenor tiga tahun.

Jadwal pembayaran dan profil kredit

Sesuai prospektus, bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga pertama dilakukan pada 27 Oktober 2023, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok untuk Seri C dijadwalkan pada 17 Oktober 2026.

Dengan jatuh temponya seri ini, BRI membayarkan kembali total Rp 500 miliar pokok pinjaman dan Rp 7,87 miliar bunga kepada pemegang obligasi. Obligasi tersebut juga memperoleh peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia, yang menunjukkan kualitas kredit tertinggi di pasar domestik.

Dalam ulasan kami sebelumnya tentang pembayaran bunga ke-37 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I Tahun 2017 Seri D, kami menyoroti realisasi pembayaran kupon pada 13 Oktober 2026 atas pokok yang masih tercatat Rp1,386 triliun. Artikel itu juga mengulas besaran bunga yang dibayarkan kepada investor serta bagaimana ketepatan waktu pembayaran kupon mencerminkan disiplin emiten dan memberi kepastian arus pendapatan bagi pemegang obligasi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.