Danantara tegaskan komitmen tata kelola di tengah sorotan investasi pribadi pimpinan
Perhatian terhadap investasi pribadi pejabat lembaga investasi negara mendorong Danantara Indonesia menegaskan kembali penerapan prinsip tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas. Penegasan itu muncul setelah sorotan terhadap kepemilikan saham Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, di sejumlah perusahaan, termasuk Supra Sekuritas.
Sorotan
- Danantara Indonesia menegaskan seluruh pimpinan tunduk pada tata kelola internal, kode etik, serta kebijakan pengungkapan investasi pribadi di tengah sorotan publik.
- Pandu Sjahrir menyatakan kepemilikan sahamnya di sejumlah perusahaan bersifat minoritas dan pasif, tidak melibatkan operasi maupun pengambilan keputusan harian.
- Danantara mendukung kewenangan OJK serta penegakan sanksi, menegaskan isu kepatuhan dan pengelolaan konflik kepentingan penting bagi kepercayaan pasar modal Indonesia.
Penjelasan manajemen dan posisi terhadap pengawasan OJK
Seperti dilaporkan KONTAN Indonesia, Danantara Indonesia menyatakan seluruh jajaran pimpinannya tunduk pada kerangka tata kelola internal yang mencakup kode etik, kebijakan konflik kepentingan, serta kewajiban pengungkapan investasi pribadi. CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan institusinya berkomitmen menjalankan standar tinggi dalam tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas.Pandu Sjahrir dalam keterangannya pada Kamis, 29 Oktober 2026, menyatakan kepemilikan sahamnya di sejumlah perusahaan merupakan investasi pribadi yang telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ia mengatakan mayoritas investasinya bersifat minoritas dan pasif, sehingga tidak melibatkan dirinya dalam operasional harian maupun pengambilan keputusan perusahaan.
Menurut Pandu, status kepemilikan saham perlu dibedakan dari tanggung jawab atas tindakan korporasi. Ia menilai temuan dan sanksi yang diumumkan Otoritas Jasa Keuangan, OJK, terkait aktivitas perusahaan semestinya ditangani oleh perusahaan yang bersangkutan melalui mekanisme regulasi yang berlaku.
Dampak bagi integritas pasar modal Indonesia
Rosan juga menegaskan Danantara menghormati kewenangan OJK sebagai regulator dan mendukung langkah penguatan integritas pasar modal Indonesia. Pernyataan itu menempatkan isu kepatuhan dan pengelolaan konflik kepentingan sebagai bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga investasi negara.Pandu menyatakan tetap mendukung transparansi, tata kelola, dan penegakan aturan di pasar modal Indonesia. Ia juga menyatakan mendukung pemberian sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam praktik yang melanggar ketentuan, tanpa pengecualian.
Secara lebih luas, penegasan Danantara menunjukkan bahwa sorotan terhadap investasi pribadi pejabat dapat berimplikasi langsung pada persepsi investor terhadap tata kelola institusi keuangan. Dalam konteks sektor jasa keuangan, kejelasan pemisahan antara kepemilikan pribadi, tanggung jawab korporasi, dan pengawasan regulator menjadi unsur penting untuk menjaga kredibilitas pasar.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang aturan baru rencana bisnis bank dari OJK, kami membahas penerbitan POJK Nomor 17 Tahun 2026 yang memperbarui standar penyusunan rencana bisnis bank agar lebih realistis, berbasis risiko, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian serta tata kelola. Ketentuan ini juga memperluas detail pelaporan melalui sistem OJK, sehingga regulator memperoleh informasi yang lebih komprehensif untuk pengawasan yang lebih forward-looking di tengah transformasi digital perbankan.
Berita Company News Terbaru
- Forex
- Crypto