Harga Plasma melonjak seiring tekanan beli token meningkat
Plasma (XPL) saat ini diperdagangkan di $0,0682, mencatat kenaikan harian sebesar 10,36%. Aset ini tetap jauh di bawah rata-rata pergerakan utama jangka pendek, menengah, dan panjangnya, menyoroti tekanan penurunan yang terus berlanjut.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- XPL/USD tetap berada di bawah tekanan penurunan yang terus-menerus, diperdagangkan jauh di bawah rata-rata pergerakan utama di semua kerangka waktu.
- Indikator Momentum dan osilator menunjukkan hasil yang beragam, dengan sinyal oversold yang mengindikasikan kemungkinan pantulan jangka pendek namun kekuatan tren secara keseluruhan tetap lemah.
- Prakiraan memperkirakan XPL/USD akan tetap bergerak dalam kisaran $0,06 hingga $0,07, dengan kemungkinan kecil terjadi kenaikan berkelanjutan dan risiko penurunan kembali yang lebih tinggi.
Sinyal jenuh jual muncul saat penjual mendominasi di bawah resistensi kunci
XPL/USD tetap jauh di bawah Simple Moving Average (SMA) 20 di $0,0815, SMA 50 di $0,0897, dan SMA 200 di $0,1193, yang menegaskan tekanan penurunan yang berkelanjutan di seluruh horizon jangka pendek, menengah, dan panjang. Resistensi dinamis terdekat adalah level Kijun dari indikator Ichimoku di $0,0814, sementara support langsung berasal dari kisaran terendah saat ini.
Pembacaan Momentum beragam: baik MACD maupun Average Directional Index (ADX) pada grafik harian menunjukkan kurangnya pembeli dan kekuatan tren yang lemah. Relative Strength Index (RSI) dan Commodity Channel Index (CCI) menunjukkan aset mendekati wilayah jenuh jual, dan Stochastic RSI juga berada di area jenuh jual. Bull/Bear Power (BBP) tetap negatif, menandakan penjual masih mendominasi, yang diperkuat oleh prospek “Jual”. Pasangan ini naik $0,0064 (10,36%) pada hari itu setelah dibuka dengan gap turun sekitar $0,0005, dan kini diperdagangkan mendekati puncak kisaran harian. Volatilitas intraday tercatat 11,09%. Nada pergerakan kuat menuju level tertinggi sesi. Indikator osilator dan momentum saat ini saling bertolak belakang: sinyal jenuh jual mengindikasikan potensi pantulan, namun momentum secara umum masih menentang pergerakan bullish.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa Plasma menunjukkan momentum bearish yang berkelanjutan di tengah sinyal teknikal jenuh jual dan kekuatan tren yang lemah. Data terbaru menegaskan risiko penurunan yang masih berlangsung, dan trader harus memantau potensi volatilitas baru dengan perhatian khusus pada setiap pergerakan di bawah level $0,06, yang dapat membuka peluang penurunan lebih lanjut.
Berita Plasma Terbaru
- Forex
- Crypto