Menyusul rebound korektif, Microsoft berada di bawah tekanan pasar yang cukup besar. Alasan utama di balik penurunan saat ini bukanlah kinerja operasional yang memburuk, melainkan meningkatnya kekhawatiran investor tentang skala belanja modal terkait kecerdasan buatan dan lini masa untuk menghasilkan pengembalian atas investasi tersebut.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Perusahaan terus memperluas pengeluaran secara agresif untuk pusat data dan infrastruktur AI, sementara pasar menuntut tanda-tanda monetisasi yang lebih jelas.
Azure dan AI tetap menjadi pendorong pertumbuhan utama
Meskipun harga saham turun, fundamental Microsoft tetap kuat. Azure terus memberikan pertumbuhan yang kuat, sementara permintaan untuk layanan AI tetap tangguh. Manajemen perusahaan telah menyoroti kekurangan kapasitas komputasi yang sedang berlangsung dan permintaan perusahaan yang kuat untuk alat AI. Pertumbuhan dalam layanan cloud dan perangkat lunak perusahaan terus mengimbangi kenaikan biaya pengembangan infrastruktur.
Risiko utama: margin, regulasi, dan persaingan
Investor saat ini fokus pada tiga faktor utama. Pertama, rekor tingkat pengeluaran untuk infrastruktur AI dapat menekan profitabilitas selama kuartal-kuartal mendatang. Kedua, pengawasan regulasi terhadap bisnis cloud dan AI Microsoft meningkat di Amerika Serikat. Ketiga, pasar memantau dengan cermat perkembangan hubungan dengan OpenAI dan persaingan yang semakin ketat dari Amazon, Google, serta platform AI yang baru muncul. Faktor-faktor ini saat ini memiliki dampak yang lebih besar pada saham dibandingkan kinerja keuangan perusahaan.
Apa yang penting bagi investor sekarang
Penurunan saat ini masih tampak lebih sebagai penilaian ulang terhadap ekspektasi daripada revisi tesis investasi jangka panjang Microsoft. Faktor kunci bagi saham ini dalam beberapa bulan mendatang adalah kemampuan perusahaan untuk menunjukkan bahwa investasi AI yang masif tersebut diterjemahkan menjadi pertumbuhan pendapatan dan laba yang berkelanjutan. Meskipun pasar tetap berhati-hati, sebagian besar analis masih memandang Microsoft sebagai salah satu penerima manfaat jangka panjang utama dari adopsi AI, terlepas dari volatilitas sektor yang meningkat dan tekanan yang lebih luas pada saham teknologi.
Prospek jangka pendek
Tetap berada di bawah tekanan jual, MSFT telah menembus di bawah support di sekitar level psikologis utama $400 dan saat ini telah menguji $397. Hilangnya support ini menunjukkan potensi pergerakan lebih rendah menuju area $385–380, seperti yang saya bahas sebelumnya di Microsoft menguji support utama karena tekanan pada saham berlanjut setelah ekspektasi rekor.
Berita Microsoft Terbaru
- Forex
- Crypto