DeXe (DEXE) anjlok 27,44% setelah gelombang transfer besar dari dompet utama ke bursa terpusat memicu aksi jual paksa dan likuidasi leverage secara masif. Penurunan ini diperkuat oleh posisi aset yang jauh di bawah semua rata-rata pergerakan utama, dengan indikator teknikal mengonfirmasi momentum bearish yang terus berlanjut dan sinyal oversold yang dalam.
Sorotan
- Harga token DeXe anjlok setelah transfer besar-besaran dari dompet yang terkait tim atau treasury masuk ke bursa terpusat, memicu likuidasi cepat dan aksi jual panik.
- Aksi jual dipicu oleh aktivitas terpusat dari pemegang besar, memunculkan volume perdagangan rekor, volatilitas tinggi, dan risiko delisting di tengah diamnya tim DeXe.
- DEXE/USD diperdagangkan jauh di bawah rata-rata pergerakan utama dengan momentum bearish dominan, volatilitas tinggi, dan proyeksi rentang lima hari di $0,95 hingga $16,49.
Volatilitas rekor dan risiko delisting saat aksi jual terpusat mendominasi
Token tata kelola DeXe mengalami kejatuhan harga ekstrem pada Juli 2026 setelah mencapai rekor tertinggi baru-baru ini, menyusul transfer besar—diduga berasal dari dompet yang terkait tim atau treasury—ke bursa terpusat yang memicu aksi jual besar-besaran dan gelombang likuidasi leverage. Sebagian besar data on-chain mengonfirmasi aksi jual terpusat oleh pemegang besar sebagai penyebab utama, sementara spekulasi tentang eksploitasi smart contract atau serangan tata kelola juga muncul, meski belum ada bukti eksploitasi yang benar-benar terkonfirmasi. Peristiwa ini menyebabkan volume perdagangan mencapai rekor, volatilitas pasar yang ekstrem, dan tidak adanya komunikasi resmi dari tim DeXe, yang mendorong token ini mendekati risiko delisting di beberapa platform.
Tekanan oversold makin dalam saat harga menembus support teknikal
DEXE/USD diperdagangkan jauh di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk 20-hari ($30,68), 50-hari ($24,08), dan 200-hari ($11,62), menandakan momentum bearish yang kuat di seluruh jangka pendek, menengah, dan panjang. Level yang perlu diperhatikan adalah resistance jangka pendek di $4,12 dan support jangka pendek di $3,4, dengan resistance yang jauh di atas mengonfirmasi tren bearish yang dominan. Indikator momentum memperkuat tekanan jual secara luas. Relative Strength Index (RSI) berada di 26,94 dengan proyeksi Sell, sementara Average Directional Index (ADX) di 40,46 juga memberi sinyal Sell. Commodity Channel Index (CCI) di -240,37 dan Stochastic RSI di 0 sama-sama menandakan kondisi oversold ekstrem. Bull/Bear Power (BBP) sangat negatif di -19,61, menunjukkan penjual mendominasi momentum intraday dan juga menandakan oversold. MACD netral di -2,75, dan Awesome Oscillator juga netral, sehingga tidak memberi keyakinan arah yang jelas. Pasangan ini saat ini berada di $3,57 setelah gap turun tajam sekitar $0,50 (sekitar 10,16%), dengan harga mendekati level terendah hari ini. Volatilitas intraday tercatat 31,18%. Tekanan jual masih berlanjut setelah pembukaan, sejalan dengan bias negatif dominan dari indikator momentum.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa tekanan jual berkelanjutan dan transfer token dalam jumlah besar yang terkait tim telah mendorong tren bearish yang nyata pada DeXe. Perkembangan saat ini memperkuat pandangan tersebut, dengan momentum penurunan yang semakin dalam mengindikasikan bahwa pergerakan tegas di bawah $3,4 bisa membuka jalan bagi kerugian yang lebih cepat menuju batas bawah dari proyeksi rentang harga.
- Forex
- Crypto