Tweet tersebut telah dihapus oleh penulis.
Tapi kami menyimpan semuanya 🙂.
Donald Trump kembali ke Gedung Putih dengan janji untuk menjadikan AS sebagai ibu kota kripto dunia. Namun, pengungkapan keuangan terbarunya menunjukkan bahwa sang presiden tidak hanya mempromosikan aset digital, ia juga meraup ratusan juta dolar darinya. Kini Washington tengah memperdebatkan di mana dukungan untuk industri berakhir dan pengayaan pribadi dimulai.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Pengungkapan keuangan baru Donald Trump ternyata tidak biasa, bahkan bagi seorang politisi yang telah lama mengubah namanya sendiri menjadi merek bisnis. Dokumen setebal 927 halaman tersebut menunjukkan bahwa pada tahun 2025, presiden AS tersebut menerima pendapatan lebih dari $2 miliar melalui berbagai aset, perusahaan, dan perjanjian lisensi.
Intrik utamanya bukan pada real estat, klub golf, atau penjualan merchandise bermerek. Aset digital menjadi sumber uang yang paling mencolok. Menurut pengungkapan tersebut, proyek mata uang kripto mendatangkan pendapatan bagi Trump lebih dari $1,4 miliar.
Jika kekayaannya sebelumnya dikaitkan terutama dengan hotel, resor, dan real estat, kini mata uang kripto telah menjadi salah satu sumber pendapatan utama sang presiden.
Sumber utama pendapatan kripto Trump bukanlah investasi di bitcoin atau koin besar lainnya, melainkan proyek-proyek yang terkait langsung dengan nama dan keluarganya. Menurut pengungkapan tersebut, ia menerima lebih dari $635 juta melalui perjanjian lisensi yang terkait dengan penjualan memecoin.
Menurut CNN, sumber pendapatan besar lainnya adalah World Liberty Financial, sebuah perusahaan kripto yang diluncurkan oleh keluarga presiden pada tahun 2024. Dalam pengungkapan tersebut, Trump melaporkan pendapatan lebih dari $526 juta dari penjualan tokennya, serta puluhan juta dolar dari penjualan saham di proyek tersebut. Putra-putranya, Donald Trump Jr. dan Eric Trump, terlibat dalam perusahaan tersebut, sementara Barron Trump terdaftar sebagai DeFi visionary proyek tersebut.
Aset digital ibu negara dicantumkan secara terpisah dalam pengungkapan tersebut. Melania Trump memperoleh sekitar $6 juta dari penjualan memecoin dan NFT miliknya. Sebagai perbandingan, klub pribadi dan kediaman Trump, Mar-a-Lago di Florida, menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari $77 juta, sementara resor golfnya di Doral mendatangkan lebih dari $121 juta. Klub golf di New York, New Jersey, dan Palm Beach menambah sekitar $65 juta lagi, sementara dua lapangan di Skotlandia menghasilkan lebih dari $40 juta.
Namun pertanyaannya adalah: mengapa Trump meraup uang dari pasar yang aturannya kini sedang dibentuk oleh pemerintahannya sendiri?
Gedung Putih mempromosikan pendekatan yang lebih lunak terhadap aset digital, mendukung perusahaan kripto, dan mendorong undang-undang baru untuk industri tersebut. Di tengah latar belakang ini, proyek kripto keluarga presiden menerima uang dari penjualan token, memecoin, dan perjanjian terkait.
Kritikus mengatakan bahwa dalam situasi seperti itu, sulit untuk memahami di mana kebijakan pemerintah berakhir dan kepentingan finansial pribadi dimulai. Masalah ini sangat sensitif jika menyangkut investor kecil: menurut Chainalysis, 764.000 dompet merugi pada token TRUMP, sementara struktur yang terkait dengan presiden terus menerima pendapatan dari biaya perdagangan, lapor The New York Times.
Pengungkapan keuangan Trump meningkatkan tekanan pada anggota parlemen, yang telah mendiskusikan aturan baru untuk pasar kripto selama beberapa bulan. Di pusat negosiasi adalah Clarity Act, sebuah rancangan undang-undang yang seharusnya menciptakan kerangka kerja regulasi yang komprehensif untuk aset digital di AS.
Kini beberapa senator ingin menambahkan pembatasan etika terpisah ke dalamnya. Hal ini akan melarang presiden, wakil presiden, anggota Kongres, dan pejabat lainnya menggunakan aset digital untuk keuntungan pribadi selama menjabat.
Demokrat mendorong ide tersebut, tetapi masalah ini telah melampaui serangan partisan rutin. Republikan Cynthia Lummis, salah satu pendukung utama regulasi kripto di Kongres, juga mengatakan bahwa Clarity Act harus mencakup aturan etika yang kuat.
Dan inilah risiko utama bagi Washington: AS sedang mencoba menciptakan aturan yang jelas untuk pasar, tetapi pengungkapan Trump menunjukkan bahwa tanpa pembatasan bagi pejabat itu sendiri, aturan tersebut segera menghadapi masalah kepercayaan.
Kisah pengungkapan keuangan Trump telah menjadi lebih dari sekadar perselisihan AS lainnya atas uang presiden. Hal ini mengungkap titik lemah dalam kebijakan kripto yang baru: pemerintah dapat membuat aturan untuk pasar di mana pejabat dan keluarga mereka dapat meraup jumlah yang sangat besar sendiri.
Itulah sebabnya masalah ini telah melampaui satu laporan keuangan saja. Jika Kongres tidak menuliskan pembatasan yang jelas ke dalam undang-undang, setiap rancangan undang-undang mata uang kripto akan disertai dengan kecurigaan: apakah itu diadopsi demi kepentingan pasar, pemilih, atau mereka yang berkuasa?