Harga emas pulih dari level terendah dalam empat bulan seiring dengan penurunan harga minyak
Harga emas melonjak lebih dari 2% pada hari Rabu, pulih dari level terendah dalam empat bulan terakhir, karena penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga. Harga emas spot naik 2,4% menjadi $4,582.18 per ons, sementara emas berjangka AS untuk pengiriman April melonjak 4,1% menjadi $4,581.60, menandai rebound yang kuat setelah logam ini mencapai level terendah $4,097.99 pada awal pekan ini.
Sorotan
- Harga emas melonjak lebih dari 2% karena penurunan harga minyak meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga.
- Dolar AS melemah, mendukung logam mulia, meskipun masih ada ketidakpastian mengenai situasi geopolitik di Iran.
- Para investor semakin mengharapkan the Fed untuk mempertahankan suku bunga stabil, berkontribusi pada daya tarik emas sebagai investasi.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Menurut Reuters, penurunan harga minyak, yang turun lebih dari 5% di tengah laporan rencana gencatan senjata AS, berkontribusi pada melemahnya dolar AS, memberikan dukungan untuk emas. Meskipun demikian, para analis pasar memperingatkan bahwa situasi ini masih belum terselesaikan, karena Iran tampaknya kurang tertarik untuk bernegosiasi, menggunakan harga energi yang tinggi sebagai leverage.
Minyak dan dolar melemah, memberikan dukungan untuk emas
Karena harga minyak turun, ekspektasi kenaikan inflasi dan dampak dari biaya energi yang tinggi berkurang. Secara historis, inflasi meningkatkan daya tarik emas sebagai lindung nilai, tetapi suku bunga yang lebih tinggi biasanya mengurangi permintaan untuk emas yang tidak memberikan imbal hasil. Namun, dengan potensi jeda kenaikan suku bunga, seperti yang ditunjukkan oleh pasar berjangka, emas tetap menjadi pilihan favorit bagi investor.
Selain itu, para analis memprediksi bahwa Federal Reserve mungkin akan mempertahankan suku bunga untuk beberapa waktu, seperti yang dikatakan oleh pejabat Fed. Hal ini mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga, dan berkontribusi pada pemulihan harga emas. Pergeseran sentimen investor juga mencerminkan tren yang lebih luas, karena para pelaku pasar mengurangi pertaruhan pada kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.
Dampak yang lebih luas: Peran emas di masa yang tidak pasti
Kenaikan harga emas di tengah penurunan harga minyak menandakan potensi pergeseran dinamika pasar, di mana ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi mendorong investor untuk mencari aset safe haven seperti emas.
Dengan ketidakpastian seputar kebijakan suku bunga dan konflik global, emas tetap menjadi pilihan yang menarik untuk mendiversifikasi portofolio investasi.
Sebelumnya dilaporkan bahwa saham naik dan minyak turun karena pasar mempertimbangkan sinyal gencatan senjata.
Berita XAU/USD Terbaru
- Forex
- Crypto