Prabowo tegaskan pembatasan BBM subsidi untuk 80 persen warga
Dalam taklimat yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan BBM bersubsidi tetap dipertahankan bagi masyarakat kecil, sementara kelompok ekonomi atas diminta membayar harga pasar. Arahan itu muncul saat pemerintah menyiapkan langkah pengendalian konsumsi energi jangka pendek di tengah kenaikan harga minyak dunia dan gangguan pasokan akibat situasi geopolitik.
Sorotan
- Prabowo memastikan subsidi BBM dipertahankan untuk 80 persen rakyat Indonesia, membatasi akses subsidi bagi kelompok masyarakat kaya.
- Pemerintah mengumumkan langkah pengendalian konsumsi BBM selama 12 bulan ke depan guna menghadapi tekanan harga minyak global akibat gejolak geopolitik.
- Prabowo menegaskan pemanfaatan sumber energi alternatif seperti kelapa sawit, jagung, singkong, dan batu bara untuk memperkuat ketahanan pasokan energi nasional.
Kebijakan subsidi dan horizon 12 bulan
Prabowo menyatakan BBM subsidi ditujukan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin, dan pemerintah mempertahankannya untuk 80 persen rakyat Indonesia. Ia menekankan masyarakat kaya tidak semestinya meminta subsidi energi ketika mampu membeli bahan bakar dengan harga non-subsidi. Menurut dia, pemerintah sudah mengumumkan sebagian langkah untuk mengendalikan konsumsi bahan bakar dalam periode yang dianggap kritis selama satu tahun ke depan.Tekanan energi global dan respons pemerintah
Presiden mengatakan kondisi geopolitik saat ini menghambat suplai energi dan ikut menekan harga minyak dunia. Meski begitu, ia menilai perekonomian Indonesia cukup kuat untuk menghadapi tekanan tersebut dalam 12 bulan ke depan. Ia juga menyatakan pemerintahannya terus bekerja untuk menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.Sumber energi alternatif jadi penyangga
Prabowo mengatakan Indonesia memiliki tanah subur dan sumber daya alam melimpah yang dapat diolah menjadi energi pengganti minyak dan gas. Ia menyebut kelapa sawit, jagung, singkong, serta batu bara sebagai sumber yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan bahan bakar. Pernyataan itu menegaskan bahwa selain menjaga subsidi bagi kelompok sasaran, pemerintah juga melihat diversifikasi energi sebagai penopang ketahanan pasokan nasional.Kami sebelumnya melaporkan komitmen pemerintah mempertahankan BBM bersubsidi setidaknya selama 12 bulan ke depan di tengah tekanan suplai energi global. Dalam laporan itu, perhatian juga tertuju pada upaya pengendalian konsumsi dan penguatan pengawasan distribusi—mulai dari validasi penerima melalui MyPertamina hingga pencocokan data kendaraan—agar subsidi tetap tepat sasaran dan beban fiskal terkendali.
Berita Natural Gas Terbaru
- Forex
- Crypto