BSI catat transaksi penukaran riyal naik 76% menjelang musim haji

BSI catat transaksi penukaran riyal naik 76% menjelang musim haji
Penukaran riyal melonjak

Menjelang periode keberangkatan haji April hingga Mei 2026, PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencatat lonjakan transaksi penukaran banknotes riyal sebesar 76% dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini berlangsung saat operasional haji 2026 mulai berjalan setelah kloter pertama calon jemaah Indonesia diberangkatkan pada 22 April dari Embarkasi Cipondoh, Banten.

Sorotan

  • Transaksi penukaran riyal di BSI naik 76% menjelang musim haji, didorong kebutuhan uang saku jemaah asal Indonesia.
  • BSI mengelola tabungan haji lebih dari 7,2 juta rekening, dengan 47% di antaranya sudah masuk daftar tunggu keberangkatan.
  • BSI menyediakan 22 booth di 16 embarkasi serta mendukung transaksi non-tunai melalui Kartu Debit VISA Mabrur dan aplikasi BYOND by BSI.

Layanan penukaran dan dukungan di embarkasi

KONTAN melaporkan, BSI menyiapkan 22 booth di 16 embarkasi utama dan 6 embarkasi antara di seluruh Indonesia untuk melayani kebutuhan jemaah haji. Layanan yang disediakan meliputi penukaran uang riyal, konsultasi layanan haji, serta mesin pijat di beberapa lokasi.

Peningkatan transaksi penukaran riyal sejalan dengan persiapan jemaah untuk memenuhi kebutuhan perjalanan, termasuk uang saku selama berada di Tanah Suci. Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melayani sekitar 221.000 jemaah dari 16 embarkasi di Indonesia.

Posisi BSI dalam layanan perbankan haji

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan perseroan setiap tahun mengelola tabungan haji sekitar 83% calon jemaah haji Indonesia dan tetap menjadi pemimpin pasar layanan perbankan haji di dalam negeri. Dari sisi tabungan haji, BSI mengelola lebih dari 7,2 juta rekening, dengan sekitar 47% di antaranya sudah masuk daftar tunggu keberangkatan.

Menurut Bob, BSI terus mengoptimalkan layanan haji menjelang musim haji hingga kepulangan jemaah ke Indonesia. Untuk mendukung kelancaran transaksi, bank ini juga menyediakan akses BSI Call 14040 secara real time, Kartu Debit VISA Mabrur, serta aplikasi BYOND by BSI untuk transaksi non-tunai di Arab Saudi.

BSI mengimbau jemaah memanfaatkan transaksi cashless agar keamanan dan kenyamanan selama beribadah meningkat, sehingga tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang penguatan saham bank-bank besar dan sentimen yang membayangi sektor perbankan, kami membahas peluang rebound jangka pendek pada big banks setelah sempat tertekan. Kami juga menyoroti faktor yang diperhatikan pelaku pasar, seperti pengumuman MSCI, volatilitas rupiah, dan rilis kinerja kuartal I-2026, serta rekomendasi akumulasi bertahap pada emiten berfundamental solid. Konteks ini menggambarkan bagaimana sektor perbankan tetap aktif merespons dinamika pasar sembari memperkuat layanan, seperti yang kini dilakukan BSI untuk kebutuhan jemaah haji.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.