Saham Chevron turun 2,66% karena pendapatan kuartal pertama tidak memenuhi ekspektasi

Saham Chevron turun 2,66% karena pendapatan kuartal pertama tidak memenuhi ekspektasi
Chevron turun 2,66% hari ini ke $180,29

Chevron Corporation (CVX) diperdagangkan pada $180,29 setelah penurunan harian sebesar 2,66%. Aset ini berada di bawah rata-rata pergerakan utama jangka pendek dan menengahnya, menandakan tekanan dari penjual, namun tetap didukung oleh tren jangka panjang.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

CVX prediksi harga
24H 0.19%
$187.4
48H 0.01%
$187.06
7D -0.28%
$186.53
1M 1.06%
$189.04
3M 10.82%
$207.29
6M 12.95%
$211.27
12M 39.75%
$261.4
Harga saat ini: $ 187.05 1.23 0.66%
Tutup 06/12
Rentang harian 186.60 Arrow from to Icon 188.39
Rentang mingguan 185.47 Arrow from to Icon 192.69
Loading...

Sorotan

  • Chevron melampaui perkiraan laba Q1 dengan $1,41 per saham, didorong oleh operasi U.S. yang kuat meskipun pendapatan melemah.
  • Manajemen menegaskan kembali alokasi modal tahunan sebesar $18–19 miliar dan tetap berhati-hati terhadap investasi lebih lanjut di Venezuela di tengah ketidakpastian regional.
  • Indikator teknikal menunjukkan momentum bearish jangka pendek yang kuat, dengan CVX diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran $176,50 hingga $184,00 selama minggu depan.

Kinerja laba melampaui ekspektasi di tengah tantangan pendapatan dan rencana belanja modal yang hati-hati

Chevron melaporkan laba disesuaikan kuartal pertama sebesar $1,41 per saham pada 1 Mei 2026, melampaui perkiraan konsensus dan menunjukkan kinerja operasional U.S. yang kuat di tengah periode volatilitas geopolitik. Namun, pendapatan untuk kuartal tersebut mencapai $48,61 miliar, di bawah ekspektasi dan menyoroti tantangan berkelanjutan dalam pertumbuhan pendapatan utama. Manajemen menegaskan kembali rencana belanja modal tahunan sebesar $18–19 miliar dan tetap berhati-hati terhadap investasi tambahan di Venezuela, dengan menyatakan bahwa komitmen lebih lanjut bergantung pada kemajuan di wilayah tersebut. Perusahaan akan membayarkan dividen sebesar $1,78 per saham dengan tanggal ex-dividend ditetapkan pada 19 Mei 2026.

Momentum bearish menguat saat harga mendekati support dan volatilitas tetap rendah

CVX saat ini berada di bawah SMA-20 di $188,11 dan SMA-50 di $193,26, sementara masih diperdagangkan jauh di atas SMA-200 di $167,12. Ichimoku Kijun-sen, yang berperan sebagai resistance langsung, berada di $195,43. Indikator Momentum mengonfirmasi bias bearish: MACD menunjukkan sinyal jual kuat, ADX berada di 17,63 (menunjukkan tren lemah dan tidak pasti), dan baik RSI (42,26) maupun CCI (-72,53) mengindikasikan momentum penurunan yang berlanjut. Stoch RSI dan BBP berada di wilayah oversold, sementara aksi harga tetap di kisaran bawah intraday antara $180,85 dan $181,94, menegaskan volatilitas yang rendah dengan tekanan turun yang terus berlanjut sepanjang sesi.

Bias sideways atau turun karena potensi kenaikan bergantung pada breakout resistance

Dalam lima hari perdagangan berikutnya, rentang perdagangan yang diproyeksikan adalah $176,50 hingga $184,00, mencerminkan volatilitas tipikal yang diamati untuk CVX di sekitar level saat ini. Kemungkinan terjadinya rebound harga yang berkelanjutan tetap di bawah 20%, sehingga penurunan lebih lanjut atau pergerakan sideways menjadi skenario yang lebih mungkin. Potensi kenaikan hanya akan muncul kembali jika CVX menembus $195,43, menandakan breakout di atas resistance utama dan kemungkinan pembalikan jangka pendek. Di sisi bawah, penurunan di bawah $176,50 dapat memicu penjualan lanjutan karena kondisi teknikal oversold tetap berada di bawah tekanan yang berkepanjangan.

Viktoras Karapetjanc, pakar di Traders Union, melihat Chevron sebagai perusahaan yang secara fundamental kuat dengan komitmen berkelanjutan terhadap disiplin modal dan dividen, meskipun menghadapi tantangan pendapatan jangka pendek dan tekanan penjual. Ia mencatat bahwa belanja modal yang berkelanjutan dan kehati-hatian manajemen di tengah tantangan geopolitik memberikan nada konstruktif bagi pemegang saham jangka panjang. Indikator teknikal mengonfirmasi setup jangka pendek yang lemah dan bearish, namun pakar tersebut percaya tren jangka panjang tetap mendukung. 'Meskipun volatilitas masih berlangsung dan potensi kenaikan jangka pendek terbatas, saya memandang fundamental dan hasil dividen Chevron yang stabil sebagai dasar yang solid bagi investor yang sabar,' kata Karapetjanc.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Chevron menghadapi volatilitas jangka pendek dan kehati-hatian karena tekanan jual mendominasi sentimen meskipun ada ketahanan jangka panjang. Sesi terbaru ini memperkuat prospek bearish tersebut, dengan indikator teknikal dan aksi harga yang lesu menunjukkan risiko penurunan lebih lanjut jika level support $176,50 gagal bertahan.

Informasi ini didasarkan pada perkiraan dan tidak merupakan nasihat investasi atau jaminan hasil di masa depan. Kondisi pasar dapat berubah. Lihat Disclaimer dan Integritas Editorial kami untuk detail lebih lanjut.