AAUI melihat penjualan asuransi lewat marketplace kian diminati di Indonesia
Perubahan perilaku konsumen mendorong kanal digital, termasuk marketplace asuransi, semakin relevan bagi distribusi produk ritel yang sederhana di Indonesia. AAUI menilai kanal ini memperluas akses masyarakat, tetapi tetap melengkapi, bukan menggantikan, jalur konvensional seperti agen, broker, bancassurance, dan pemasaran langsung.
Sorotan
- AAUI mencatat tren penjualan asuransi melalui marketplace di Indonesia meningkat, terutama untuk produk ritel yang sederhana dan mudah dipahami.
- Marketplace asuransi dinilai unggul dari sisi kemudahan akses, kecepatan proses, transparansi, serta membantu konsumen membandingkan dan memahami manfaat produk.
- ZenInsure Indonesia membukukan pertumbuhan bisnis tiga kali lipat pada kuartal I-2026 dengan tingkat keberhasilan klaim mencapai 93,13% dalam dua tahun terakhir.
Pergeseran distribusi dan layanan digital
Seperti diberitakan KONTAN Indonesia, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia menyatakan tren penjualan asuransi melalui kanal digital menunjukkan perkembangan positif. Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan marketplace asuransi kini menjadi salah satu kanal distribusi yang efektif untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk asuransi, terutama untuk produk ritel yang relatif sederhana dan mudah dipahami.Ia mengatakan produk yang paling mudah berkembang melalui marketplace umumnya dekat dengan kebutuhan sehari-hari, seperti asuransi kendaraan, perjalanan, kecelakaan diri, gadget, kesehatan sederhana, hingga perlindungan mikro. Menurutnya, keunggulan kanal ini terlihat dari kemudahan akses, kecepatan proses, transparansi informasi, dan kemudahan konsumen membandingkan produk.
Budi juga mencermati pergeseran tren marketplace asuransi dari sekadar penjualan polis menjadi pengalaman layanan yang lebih menyeluruh. Konsumen disebut tidak lagi hanya mencari premi murah, tetapi juga kemudahan memahami manfaat, kejelasan pengecualian, hingga kepastian proses klaim.
Dampak bagi industri dan tantangan kepatuhan
AAUI menilai marketplace perlu berperan lebih luas dengan memberi edukasi, membantu nasabah memilih produk yang sesuai, dan mendampingi proses klaim untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap asuransi. Peningkatan penjualan melalui kanal ini, kata Budi, harus diimbangi dengan literasi agar konsumen memahami manfaat perlindungan, risiko yang dijamin, hingga prosedur klaim sebelum membeli polis.Di saat yang sama, kanal distribusi konvensional dinilai tetap penting, khususnya untuk produk yang lebih kompleks dan membutuhkan konsultasi lebih mendalam. Industri asuransi karena itu perlu membangun ekosistem digital yang sehat melalui penyediaan produk yang sederhana, transparansi informasi, penguatan kolaborasi dengan platform digital, peningkatan kualitas layanan klaim, serta perhatian pada tata kelola, keamanan data, dan kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan.
Sebagai contoh perkembangan kanal digital, ZenInsure Indonesia pada kuartal I-2026 mencatat pertumbuhan bisnis tiga kali lipat dengan keberhasilan klaim mencapai 93,13% dalam dua tahun terakhir.
Dalam liputan kami sebelumnya tentang perluasan edukasi literasi keuangan digital bagi mahasiswa, kami mengulas langkah OVO memperluas program Fintech Academy lewat roadshow kampus di berbagai daerah. Artikel tersebut menekankan bahwa fintech bukan hanya alat pembayaran, tetapi juga sarana pengelolaan keuangan, dan bahwa penguatan pemahaman dasar membantu pengguna memanfaatkan layanan digital secara lebih bijak seiring penetrasi yang kian luas.
Berita Allianz Terbaru
- Forex
- Crypto