Pemerintah dorong penguatan UMKM dan perlindungan sosial dalam agenda pengentasan kemiskinan
Pemerintah memperkuat agenda pemberdayaan masyarakat melalui dukungan yang lebih besar bagi UMKM, perluasan perlindungan sosial, dan percepatan pengentasan kemiskinan nasional. Langkah ini dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 12/5/2026.
Sorotan
- Pemerintah berencana menambah anggaran UMKM dan ekonomi kreatif sedikitnya Rp1 triliun pada 2024 untuk memperluas pembiayaan, termasuk lewat KUR.
- Kementerian dan BUMN didorong memanfaatkan aset serta ruang kosong sebagai lokasi pemasaran dan festival produk UMKM untuk mendorong pertumbuhan sektor ini.
- Alokasi APBN untuk program perlindungan sosial mencapai Rp508,2 triliun, mencerminkan komitmen mempercepat penurunan kemiskinan nasional dan melindungi kelompok rentan.
Rencana anggaran dan fasilitas untuk UMKM
Dalam keterangannya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan Presiden Prabowo memberi perhatian serius pada UMKM dan ekonomi kreatif, serta meminta program yang sudah dijalankan kementerian dan lembaga terus dilanjutkan.Ia menyatakan pemerintah terus mendorong kementerian, lembaga, dan BUMN untuk memfasilitasi pertumbuhan UMKM, termasuk memanfaatkan aset dan ruang yang belum digunakan secara optimal sebagai lokasi pemasaran, display produk, dan festival UMKM.
Muhaimin juga menyampaikan ada rencana penambahan anggaran khusus untuk kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif tahun ini. Menurut dia, usulan anggaran itu mencapai sedikitnya Rp1 triliun, disertai dorongan untuk memperluas akses pembiayaan yang dipermudah, terutama melalui Kredit Usaha Rakyat, atau KUR.
Dampak pada program sosial dan penciptaan kerja
Penguatan dukungan terhadap UMKM menjadi salah satu jalur pemerintah untuk memperluas pemberdayaan ekonomi masyarakat dan membuka lapangan kerja. Arah kebijakan ini menempatkan usaha kecil dan menengah sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi di tingkat akar rumput sekaligus penopang ekonomi kreatif.Di sisi perlindungan sosial, Muhaimin menyebut alokasi APBN untuk program perlindungan sosial saat ini mencapai Rp508,2 triliun. Besaran anggaran itu menunjukkan pemerintah tetap menjaga dukungan fiskal bagi kelompok rentan, seiring upaya mempercepat penurunan kemiskinan nasional.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang tambahan anggaran Rp1 triliun untuk UMKM dan ekonomi kreatif, kami membahas rencana penguatan dukungan fiskal pemerintah serta perluasan pembiayaan melalui KUR. Kami juga menyoroti kaitannya dengan agenda perlindungan sosial—dengan alokasi APBN Rp508,2 triliun—termasuk upaya meningkatkan ketepatan sasaran lewat integrasi data DTSEN.
- Forex
- Crypto