Nvidia akan melaporkan pendapatan di tengah persaingan chip AI yang semakin ketat
Nvidia, perancang chip kecerdasan buatan terkemuka di dunia, akan merilis laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal 2026 hari ini, 20 Mei—salah satu peristiwa paling dinantikan di musim laporan keuangan kali ini. Perusahaan ini terus mendominasi pasar akselerator AI namun menghadapi persaingan yang semakin ketat dari pemain lama maupun pendatang baru.
Sorotan
- Nvidia akan melaporkan hasil kuartal pertama fiskal pada 20 Mei.
- Perusahaan ini menjadi yang terakhir dari Magnificent Seven yang melaporkan di musim ini.
- Nvidia akan membuka pusat riset AI baru di Singapura, yang pertama di negara-kota tersebut.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Pendapatan yang bisa menjadi tolok ukur sektor teknologi
Nvidia dijadwalkan merilis hasil kuartal pertama fiskal pada 20 Mei, menjadikannya salah satu perusahaan teknologi besar terakhir yang melaporkan di musim ini. Perusahaan ini tetap menjadi pemasok utama akselerator AI yang digunakan untuk melatih dan menjalankan model-model besar, dan hasilnya sering dijadikan indikator permintaan di pasar infrastruktur kecerdasan buatan secara luas.
Pertanyaan utamanya adalah apakah permintaan chip Nvidia masih cukup kuat untuk membenarkan valuasi perusahaan dan besarnya investasi yang kini mengalir ke pusat data AI. Investor juga akan mencermati panduan ke depan, terutama karena para hyperscaler dan penyedia cloud mulai mempromosikan silikon kustom buatan mereka sendiri.
Huang membangun di tengah ledakan AI
Financial Times melaporkan bahwa Jensen Huang telah mengaitkan Nvidia dengan sekitar $90 miliar dalam bentuk kesepakatan dan investasi selama 16 bulan terakhir, mencakup lebih dari 145 perusahaan pengembang AI, penyedia cloud, dan pemasok infrastruktur.
Strategi tersebut membantu Nvidia tidak hanya menjual chip, tetapi juga memperdalam hubungan dengan pelanggan, mendukung infrastruktur AI masa depan, dan memperkuat ekosistem teknologi yang lebih luas. Namun, hal ini juga meningkatkan ekspektasi. Laporan pendapatan terbaru akan menguji apakah permintaan perangkat keras Nvidia masih cukup kuat untuk menopang jaringan investasi, pelanggan, dan pesaing yang terus berkembang.
Pusat Singapura memperluas kehadiran Nvidia di Asia
Nvidia juga memperluas jejak risetnya di Asia. Perusahaan berencana membuka pusat riset baru di Singapura, fasilitas pertamanya di negara-kota tersebut dan yang kedua di kawasan Asia-Pasifik.
Laboratorium ini akan berfokus pada pengembangan AI dan meningkatkan efisiensi infrastruktur AI. Nvidia berencana bekerja sama dengan peneliti universitas, mitra industri, dan lembaga pemerintah. Langkah ini diambil saat Singapura memposisikan diri sebagai pusat AI regional untuk pengembangan, pengujian, dan penerapan nyata, meskipun ukurannya relatif kecil.
Bagi Nvidia, proyek ini menambah lapisan baru pada strategi regionalnya seiring meningkatnya permintaan akan daya komputasi, sistem robotik, dan infrastruktur AI terapan.
Para pesaing semakin agresif
Nvidia menghadapi persaingan yang semakin nyata. Cerebras, yang baru-baru ini melakukan penawaran umum perdana, mempromosikan desain prosesor AI alternatif yang diklaim mampu memberikan performa keseluruhan lebih tinggi. AMD bersiap meluncurkan sistem server rack-scale akhir tahun ini, sementara Amazon dan Google terus memperluas program chip AI internal mereka.
Amazon menyebutkan dalam laporan keuangan terbarunya bahwa pendapatan tahunan dari segmen chip kini melebihi $20 miliar dan tumbuh tiga digit setiap tahunnya. Perusahaan juga mengumumkan kesepakatan dengan OpenAI melalui AWS untuk menyediakan 2 gigawatt daya bagi chip Trainium, sementara Anthropic telah sepakat menggunakan hingga 5 gigawatt chip Trainium saat ini dan di masa depan.
Realitas baru bagi pemimpin pasar AI
Laporan pendapatan Nvidia yang akan datang akan menjadi ujian utama atas kemampuannya mempertahankan dominasi di lanskap kecerdasan buatan yang semakin kompetitif. Meski perusahaan tetap menjadi pemimpin jelas, kemunculan pesaing bermodal besar dengan arsitektur alternatif mulai mengubah dinamika industri.
Pusat riset baru di Singapura menegaskan ambisi global Nvidia dan tekadnya memperkuat kehadiran di Asia — salah satu kawasan dengan adopsi AI tercepat. Investor akan melihat tidak hanya angka kuartalan, tetapi juga bagaimana Nvidia berencana menghadapi persaingan yang semakin intens di kuartal-kuartal mendatang.
Dalam laporan sebelumnya, kami mencatat bahwa Jepang dan Tiongkok memangkas kepemilikan Treasury AS di tengah tekanan mata uang.
- Forex
- Crypto