SpaceX mengajukan prospektus IPO, mengungkap pertumbuhan kuat Starlink

SpaceX mengajukan prospektus IPO, mengungkap pertumbuhan kuat Starlink
SpaceX bersiap untuk IPO

​SpaceX, perusahaan eksplorasi luar angkasa yang didirikan oleh Elon Musk, untuk pertama kalinya memberikan gambaran rinci kepada investor mengenai kinerja keuangannya. Pada hari Rabu, perusahaan ini mengajukan pernyataan pendaftaran S-1 ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menjelang penawaran umum perdana (IPO) yang sangat dinantikan, yang bisa menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah.

Sorotan

  • SpaceX mengajukan prospektus S-1 untuk IPO di Nasdaq dengan kode SPCX.
  • Pendapatan Q12.026 mencapai $4.694 miliar; pendapatan tahun penuh 2025 sebesar $18.674 miliar.
  • Starlink tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan dan profitabilitas.
  • Perusahaan terus berinvestasi besar-besaran di Starship dan kecerdasan buatan.
  • Valuasi yang diharapkan saat IPO sekitar $1,8 triliun.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Hasil keuangan

Untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026, SpaceX melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar $4.694 miliar dengan rugi operasional sebesar $1.943 miliar. EBITDA yang disesuaikan tercatat sebesar $1.127 miliar. Untuk tahun penuh 2025, perusahaan menghasilkan pendapatan sebesar $18.674 miliar, rugi operasional sebesar $2.589 miliar, dan EBITDA yang disesuaikan sebesar $6.584 miliar.

Pendorong utama pertumbuhan adalah segmen “Konektivitas”, yang hampir seluruhnya didukung oleh layanan internet satelit Starlink. Pada kuartal pertama 2026, segmen ini menghasilkan pendapatan $3.257 miliar dan laba operasional $1.188 miliar. Untuk tahun penuh 2025, pendapatan Starlink tumbuh 49,8% dibandingkan tahun sebelumnya.

Segmen lain dan rencana ke depan

Segmen peluncuran luar angkasa (roket) masih belum menghasilkan laba, sementara divisi kecerdasan buatan (termasuk xAI) mencatat kerugian signifikan. Perusahaan juga mengungkapkan bahwa mereka telah menghabiskan lebih dari $15 miliar untuk pengembangan roket Starship generasi berikutnya.

SpaceX menargetkan untuk menghimpun dana hingga $75 miliar melalui IPO dan membidik kapitalisasi pasar sekitar $1,8 triliun. Sahamnya diperkirakan akan diperdagangkan di Nasdaq dengan kode “SPCX.” Elon Musk diperkirakan akan mempertahankan sekitar 42% saham perusahaan setelah penawaran.

Pencapaian penting bagi SpaceX dan Musk

Pengajuan ini menandai tonggak penting bagi SpaceX, yang selama ini tetap menjadi perusahaan privat. Pengungkapan angka keuangan memberikan investor pemahaman yang lebih jelas tentang struktur bisnis, di mana operasi Starlink yang menguntungkan membantu menutupi kerugian di bidang strategis seperti peluncuran roket dan kecerdasan buatan.

Bagi Elon Musk, IPO yang sukses dapat menyediakan modal penting untuk mendanai tujuan ambisius, termasuk kolonisasi Mars dan pengembangan pusat data orbital. Pasar sangat menantikan tanggal 5 Juni, saat SpaceX dijadwalkan mengadakan presentasi investor — momen yang akan mengungkap seberapa tinggi pasar publik menilai salah satu perusahaan paling ambisius di era ini.

Seperti yang telah kami laporkan sebelumnya, Goldman Sachs telah dipilih sebagai penjamin emisi utama untuk IPO SpaceX yang akan datang.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.