Setelah mengalami salah satu koreksi terlemah di antara “Magnificent Seven” pada awal 2026, saham Microsoft perlahan kembali ke tren naik. Saham ini telah pulih dari level terendah baru-baru ini, didukung oleh laba yang kuat, kinerja Azure yang membaik, dan meredanya kekhawatiran terkait monetisasi AI.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

Dalam sebulan terakhir, pasar mulai menilai ulang besarnya penurunan: meskipun ada tekanan dari investasi data center yang mencapai rekor, investor kembali bertaruh pada Microsoft sebagai salah satu penerima manfaat infrastruktur utama dari siklus AI.
Azure kembali menjadi pendorong utama bullish
Hasil kuartalan terbaru menjadi katalis utama pemulihan. Azure mempercepat pertumbuhannya hingga 40%, melampaui ekspektasi pasar, sementara bisnis AI Microsoft secara keseluruhan mencapai annual run rate lebih dari $37 miliar. Manajemen menekankan bahwa permintaan kapasitas komputasi masih melebihi pasokan, sehingga mengurangi risiko perlambatan tajam di segmen cloud. Sinyal positif lainnya datang dari komersialisasi Copilot yang aktif, karena adopsi layanan AI oleh perusahaan terus tumbuh lebih cepat dari perkiraan analis.
Pasar semakin nyaman dengan belanja AI
Beberapa bulan lalu, kekhawatiran investor terhadap belanja modal menjadi sumber tekanan utama bagi MSFT. Ada kekhawatiran bahwa perusahaan terlalu agresif berinvestasi di infrastruktur tanpa menghasilkan imbal hasil yang sepadan. Namun sentimen kini mulai berubah: kinerja Azure yang kuat dan permintaan korporasi yang tangguh secara bertahap membuktikan tesis investasi manajemen. Para analis semakin melihat belanja saat ini bukan sebagai ancaman terhadap margin, melainkan sebagai langkah strategis untuk mengamankan posisi dominan di siklus teknologi berikutnya.
Fase pertumbuhan berikutnya tidak terbatas pada OpenAI
Pasar juga menyoroti arsitektur kemitraan AI Microsoft yang terus berkembang. Setelah merevisi hubungan dengan OpenAI, perusahaan kini aktif memperluas kerja sama dengan Anthropic dan pengembang model lainnya. Bagi Azure, ini menciptakan sumber permintaan tambahan dan mengurangi ketergantungan pada satu mitra saja. Dalam konteks ini, beberapa analis kini melihat koreksi baru-baru ini sebagai fase repricing, bukan awal dari penurunan struktural. Konsensus tetap positif: jika Azure mempertahankan laju pertumbuhan saat ini dan Copilot terus mendapatkan daya tarik di segmen enterprise, pemulihan saham bisa berlanjut hingga paruh kedua tahun ini.
Prospek jangka pendek
Pantulan lain dari support di sekitar level $412 dan kembali ke resistance di dekat $430 meningkatkan kemungkinan breakout dan pemulihan lebih lanjut menuju $440–450. Jika bull gagal menembus resistance, seperti dicatat dalam artikel Microsoft tertekan karena pasar menuntut imbal hasil dari investasi AI, bisa memicu gelombang penjualan berikutnya.
Berita Microsoft Terbaru
- Forex
- Crypto