Harga emas domestik tertahan pelemahan rupiah, support pekan depan di Rp2,63 juta
Pelemahan harga emas global dalam beberapa waktu terakhir belum sepenuhnya diteruskan ke pasar domestik karena depresiasi rupiah menahan penurunan harga logam mulia di Indonesia. Untuk sepekan ke depan, pelaku pasar mencermati area support emas dunia di USD4.264 per troy ons dan logam mulia domestik di kisaran Rp2.708.000 per gram.
Sorotan
- Harga emas global ditutup di USD4.327 per troy ons, sementara logam mulia Antam stagnan di Rp2.738.000 per gram akibat pelemahan rupiah.
- Dengan tekanan berlanjut, harga emas dunia berpotensi turun ke USD4.264 per troy ons dan logam mulia domestik menguji support Rp2.630.000 per gram pekan depan.
- Pelemahan rupiah menahan koreksi harga emas domestik sehingga penurunan harga emas lokal tidak sebanding dengan tekanan emas dunia.
Proyeksi harga dan level teknikal
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menyatakan harga emas dunia dan logam mulia domestik sama-sama menunjukkan tren melemah, namun penurunan di pasar dalam negeri tertahan oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar U.S.Pada penutupan perdagangan sebelumnya, harga emas global berada di level USD4.327 per troy ons, sementara harga logam mulia Antam atau emas fisik domestik ditutup stagnan di Rp2.738.000 per gram. Ibrahim menilai, bila rupiah tidak mengalami depresiasi, harga emas batangan di dalam negeri berpotensi sudah turun ke bawah Rp2.500.000 per gram.
Untuk sepekan ke depan, ia memetakan level support yang perlu diperhatikan investor. Jika tekanan berlanjut, harga emas dunia disebut menguji USD4.264 per troy ons, sedangkan logam mulia domestik diperkirakan menguji Rp2.708.000 per gram dan dapat turun lebih jauh ke sekitar Rp2.630.000 per gram bila koreksi makin dalam.
Dampak kurs rupiah pada pasar emas
Pelemahan rupiah menjadi faktor utama yang menahan laju koreksi harga emas domestik ketika harga acuan global turun. Dalam pandangan Ibrahim, kondisi ini menciptakan anomali di pasar lokal karena tekanan dari penurunan harga internasional tidak sepenuhnya tercermin pada harga emas fisik di Indonesia.Bagi investor, pergerakan harga emas pekan depan tidak hanya ditentukan oleh arah harga komoditas global, tetapi juga oleh stabilitas rupiah. Selama mata uang domestik masih berada dalam tekanan, ruang penurunan harga emas lokal cenderung lebih terbatas dibanding pergerakan emas dunia.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang harga emas Antam yang stagnan pada 7 Juni 2026, kami mencatat harga jual tetap di Rp2.738.000 per gram dengan harga buyback Rp2.531.000, termasuk ketentuan pajak yang berlaku (PPN tidak dipungut dan PPh 22 sesuai aturan). Kami juga menyoroti bahwa meski harga harian tidak berubah, beberapa ukuran produk sempat tidak tersedia di situs resmi sehingga pembelian ritel bergantung pada stok.
Berita Metals Terbaru
- Forex
- Crypto