Bank Raya siapkan langkah menuju KBMI 2 saat aturan OJK terbit

Bank Raya siapkan langkah menuju KBMI 2 saat aturan OJK terbit
Bank Raya siap naik kelas

Di tengah wacana penghapusan KBMI 1, PT Bank Raya Indonesia Tbk menyatakan kesiapan untuk mempersiapkan diri naik kelas ke KBMI 2 setelah ada aturan resmi yang mengikat dari regulator. Sikap ini muncul saat OJK terus mengkaji kerangka kebijakan konsolidasi perbankan untuk memperkuat ketahanan dan stabilitas sistem perbankan nasional.

Sorotan

  • Bank Raya menegaskan langkah konsolidasi dan penguatan modal akan mengedepankan tata kelola yang baik dan mematuhi regulasi OJK.
  • OJK mendorong bank-bank KBMI 1 agar bertumbuh secara berkelanjutan menjelang kemungkinan penghapusan kelompok KBMI 1.
  • Kajian kerangka kebijakan OJK untuk bank KBMI 1 masih berlangsung sejak akhir Oktober 2025, menahan aksi konkret pelaku pasar.

Dampak kebijakan OJK bagi bank KBMI 1

Bank Raya menilai potensi konsolidasi maupun langkah penguatan modal ke depan perlu tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik serta memenuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku. Pernyataan ini menandakan perseroan masih menunggu kepastian desain kebijakan sebelum mengambil langkah lanjutan yang lebih konkret.

OJK saat ini mendorong bank-bank KBMI 1 untuk bertumbuh secara berkelanjutan. Sejak akhir Oktober 2025, regulator telah menyampaikan imbauan penguatan fundamental dan konsolidasi seiring wacana penghapusan kelompok tersebut, dan hingga kini kajian atas kerangka kebijakan terkait masih terus berjalan.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang kinerja dan ekspansi kredit digital Bank Raya pada kuartal I-2026, kami membahas lonjakan penyaluran serta porsi outstanding kredit digital yang kian dominan, ditopang produk seperti Pinang Dana Talangan. Kami juga menyoroti pertumbuhan dana pihak ketiga dan dana murah, serta rasio likuiditas dan permodalan yang solid—konteks penting untuk membaca kesiapan Bank Raya saat regulator mendorong penguatan fundamental dan potensi konsolidasi bank KBMI 1.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.