Boeing Company (BA) diperdagangkan pada $208,68, turun $5,83 atau 2,72% hari ini, dan tetap berada di bawah rata-rata pergerakan 20 hari ($222,14), 50 hari ($222,08), dan 200 hari ($219,05), mencerminkan tekanan turun yang terus-menerus di semua tren utama.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Boeing mengirimkan 60 pesawat pada bulan Mei, naik 33% dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk total 737 Max tertinggi sejak produksi dilanjutkan.
- Uganda Airlines memesan 10 pesawat, Boeing mengumumkan investasi baru sebesar $2,35 miliar di U.S., dan Emirates mengharapkan 777X pertamanya pada Juni 2027.
- Boeing diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan utama dengan momentum teknikal bearish; kisaran perkiraan untuk minggu ini adalah $207,50 hingga $214,08 setelah aksi jual tajam.
Kewaspadaan investor meningkat meski ada pengiriman dan kontrak baru
Boeing masih menunggu laporan resmi investigasi kecelakaan fatal Air India Flight 171, yang diawasi ketat oleh regulator, maskapai, dan investor terkait potensi implikasi keselamatan. Pada bulan Mei, perusahaan mengirimkan 60 pesawat, termasuk 51 jet 737 Max, meningkat 33% dibandingkan tahun lalu dan menjadi total bulanan tertinggi untuk 737 Max sejak produksi dilanjutkan setelah mogok kerja. Uganda Airlines menandatangani perjanjian untuk membeli 10 pesawat Boeing baru, dan Boeing mengumumkan investasi $1 miliar di Wichita, Kansas, serta rencana belanja $1,35 miliar untuk mesin dan peralatan, menambah 150 lapangan kerja. U.S. Air Force melaporkan kemajuan pada masalah tanker KC-46 milik Boeing, dan Emirates memperkirakan pengiriman pertama Boeing 777X pada Juni 2027, meskipun pergerakan harga tetap berada di bawah tekanan jual yang lebih luas.
Momentum bearish berlanjut saat indikator teknikal menandai tren lemah
Indikator Momentum menunjukkan penjual masih memegang kendali. Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada grafik harian memberi sinyal jual, dan Average Directional Index (ADX) tetap netral, menandakan tren yang lemah. Relative Strength Index (RSI), Stochastic RSI, dan Commodity Channel Index (CCI) semuanya menunjukkan momentum bearish dengan indikasi kondisi oversold. Bull/Bear Power (BBP) mencerminkan dominasi pembeli secara intraday dengan angka 0,80, namun terindikasi overbought pada timeframe harian. Awesome Oscillator (AO) mengonfirmasi tren penjualan. Saham turun $5,83 atau 2,72% setelah gap turun sekitar $1,79 saat pembukaan. Harga mendekati level terendah harian, dan volatilitas intraday sebesar 2,66%, menyoroti tekanan jual yang kuat setelah pembukaan. Oscillators dan sinyal momentum umumnya sejalan dalam menandakan kelemahan yang berlanjut.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa tantangan operasional dan teknikal yang terus-menerus mendorong tekanan turun berkelanjutan pada saham Boeing. Pembacaan momentum saat ini dan ketidakpastian yang masih berlangsung terkait investigasi Air India Flight 171 memperkuat prospek bearish, menjadikan $207,50 sebagai level support kunci yang perlu dipantau trader dalam waktu dekat karena risiko penurunan lebih lanjut tetap tinggi.
Berita Boeing Terbaru
- Forex
- Crypto