Silver (XAG) tetap berada di bawah tekanan bearish yang berat, diperdagangkan pada $66,81 setelah naik 5,34% secara intraday. Harga berada di bawah rata-rata pergerakan 20 hari ($73,22), 50 hari ($76,04), dan 200 hari ($75,61), mengonfirmasi tren turun yang kuat dan posisi di bawah semua metrik teknikal utama.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- Imbal hasil U.S. Treasury yang lebih tinggi dan dolar yang lebih kuat menekan harga perak di tengah sentimen investor yang berhati-hati.
- Risiko geopolitik, khususnya ketegangan antara U.S. dan Iran, mendorong volatilitas sesekali namun harapan akan gencatan senjata hanya memberikan dukungan rebound yang terbatas.
- Perak tetap berada dalam tren turun yang jelas dengan indikator teknikal yang berada pada kondisi oversold; perdagangan diperkirakan berlangsung di kisaran $63,10 hingga $72,38 selama lima sesi berikutnya.
Perdagangan hati-hati karena kekuatan dolar dan risiko geopolitik membebani sentimen
Berita terbaru mengonfirmasi bahwa faktor makroekonomi, termasuk imbal hasil U.S. Treasury yang lebih tinggi dan U.S. dollar yang lebih kuat, memengaruhi laju Silver. Ketegangan geopolitik, khususnya antara U.S. dan Iran, juga turut membentuk sentimen pasar saat ini. Rebound sesekali didukung oleh berita terkait harapan gencatan senjata U.S.-Iran, namun secara keseluruhan perdagangan tetap hati-hati di tengah resistensi teknikal yang terus-menerus.
Reli intraday menyimpang dari sinyal momentum jenuh jual dan indikator yang beragam
Sinyal Momentum beragam: Moving Average Convergence Divergence (MACD) menunjukkan kecenderungan bearish dan momentum penurunan dikonfirmasi oleh Relative Strength Index (RSI) yang tetap jenuh jual di 27,48. Stochastic RSI dan Commodity Channel Index (CCI) juga mengindikasikan kondisi jenuh jual. Bull/Bear Power (BBP) tercatat di -4,62, menegaskan dominasi penjual dalam aksi intraday dan memperkuat proyeksi jenuh jual. Selama sesi, pasangan ini melonjak sekitar $0,15 dan reli 5,34% untuk berakhir mendekati level tertinggi harian, dengan volatilitas intraday sebesar 5,90%. Ini mencerminkan momentum naik yang kuat secara intraday, meskipun indikator momentum utama tetap terpecah, menyoroti perbedaan signifikan antara pembelian jangka pendek dan tekanan bearish yang masih bertahan.
Sebelumnya, para analis mencatat bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik dan perubahan kondisi makroekonomi telah menjadi penggerak utama pergerakan harga silver di tengah kehati-hatian pasar. Analisis saat ini menegaskan dinamika ini, menekankan bahwa trader perlu memantau kisaran $63,10–$72,38 untuk pergerakan yang menentukan, karena penembusan berkelanjutan di salah satu sisi dapat menentukan tren dominan dalam beberapa hari ke depan.
Berita Silver Terbaru
- Forex
- Crypto