KEK Gresik percepat perluasan kawasan untuk dorong investasi manufaktur
Peningkatan realisasi investasi di Indonesia terus mendorong kawasan ekonomi khusus memperbesar kapasitas, terutama di sektor manufaktur. KEK Gresik menjadi salah satu proyek yang dipercepat karena tingginya minat investor dan kebutuhan penguatan ekosistem industri serta pelabuhan yang terintegrasi.
Sorotan
- Pemerintah mempercepat perluasan KEK Gresik dengan optimalisasi proses perizinan dan persetujuan untuk mengakomodasi tingginya minat investasi manufaktur.
- Sejak berstatus KEK pada 2021, investasi kumulatif di KEK Gresik mencapai Rp113,4 triliun hingga triwulan I-2026, naik lebih dari 1.900%.
- KEK Gresik menyerap 45.860 tenaga kerja, dengan lebih dari 44 ribu posisi tercipta pasca penetapan KEK, memperkuat ekonomi Jawa Timur.
Rencana perluasan dan proses perizinan
Sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi, Sekretaris Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Susiwijono Moegiarso, menyatakan pemerintah terus mengawal rencana perluasan KEK Gresik untuk mengakomodasi tingginya minat investasi. Ia menegaskan langkah itu juga ditujukan untuk mendukung pengembangan ekosistem industri dan pelabuhan yang terintegrasi di kawasan tersebut.Dalam pembahasan teranyar yang melibatkan lintas institusi, Susiwijono menitikberatkan agar proses perizinan dan persetujuan perluasan KEK Gresik berjalan optimal. Upaya itu diarahkan untuk memperkuat peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.
Dampak bagi ekonomi Jawa Timur
Sejak ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021, KEK Gresik berkembang pesat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur. Hingga triwulan I-2026, kawasan ini mencatat investasi kumulatif Rp113,4 triliun, dengan investasi pasca penetapan KEK mencapai Rp108,2 triliun, atau melonjak lebih dari 1.900% dibandingkan sebelum penetapan.Dari sisi ketenagakerjaan, KEK Gresik telah menyerap 45.860 tenaga kerja. Lebih dari 44 ribu lapangan kerja tercipta setelah kawasan tersebut memperoleh status KEK, memperkuat perannya sebagai pendorong industri dan ekonomi regional.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang percepatan 13 proyek hilirisasi senilai sekitar Rp239 triliun, kami mengulas target penyelesaian tahap pre-feasibility study pada Juli 2026 sebagai prasyarat masuk ke penilaian lanjutan. Kami juga menyoroti peran Satgas Hilirisasi dan rencana penyerahan dokumen ke Badan Pengelola Investasi Danantara untuk mengkaji kelayakan ekonomi serta skema pembiayaan, seiring penyiapan puluhan proyek hilirisasi tambahan.
Berita Indonesia Terbaru
- Forex
- Crypto