Harga pangan nasional bergerak, minyak goreng naik dan cabai melemah pada 14 Juni

Harga pangan nasional bergerak, minyak goreng naik dan cabai melemah pada 14 Juni
Harga pangan bergerak

Pergerakan harga pangan nasional pada 14 Juni menunjukkan kenaikan di sejumlah bahan pokok, sementara beberapa komoditas hortikultura dan protein hewani justru turun. Pemantauan ini memberi gambaran tekanan biaya belanja rumah tangga yang masih tidak merata di pasar pangan Indonesia.

Sorotan

  • Bawang merah naik 2,02 persen menjadi Rp55.450 per kg dan bawang putih naik 8,88 persen menjadi Rp42.300 per kg pada 14 Juni 2026.
  • Cabai merah besar turun 5,03 persen menjadi Rp61.300 per kg dan cabai merah keriting turun 7,95 persen menjadi Rp56.150 per kg, menunjukkan tekanan pada harga cabai.
  • Daging ayam ras segar turun 2,49 persen menjadi Rp37.200 per kg, sementara daging sapi kualitas I naik 0,7 persen menjadi Rp148.600 per kg.

Pemantauan PIHPS atas komoditas utama

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, PIHPS, oleh Bank Indonesia pada Minggu, 14 Juni 2026 menunjukkan bawang merah naik 2,02 persen menjadi Rp55.450 per kg, sedangkan bawang putih naik 8,88 persen menjadi Rp42.300 per kg.

Di kelompok beras, beras kualitas bawah I stagnan di Rp14.650 per kg. Beras kualitas bawah II naik 0,35 persen menjadi Rp14.500 per kg, beras kualitas medium I naik 0,31 persen menjadi Rp16.250 per kg, dan beras kualitas medium II tetap di Rp16.050 per kg. Beras kualitas super I naik 0,29 persen menjadi Rp17.550 per kg, sementara beras kualitas super II juga naik 0,29 persen menjadi Rp17.000 per kg.

Dampak pergerakan cabai, daging, dan gula

Pada kelompok cabai, harga cenderung melemah. Cabai merah besar turun 5,03 persen menjadi Rp61.300 per kg, cabai merah keriting turun 7,95 persen menjadi Rp56.150 per kg, cabai rawit hijau turun 2,62 persen menjadi Rp53.900 per kg, dan cabai rawit merah turun 1,52 persen menjadi Rp74.550 per kg.

Untuk protein hewani, daging ayam ras segar turun 2,49 persen menjadi Rp37.200 per kg. Daging sapi kualitas I naik 0,7 persen menjadi Rp148.600 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II turun 0,32 persen menjadi Rp139.650 per kg. Di sisi lain, gula pasir kualitas premium tetap di level Rp20.250 per kg.

Dalam liputan kami sebelumnya tentang aksi mahasiswa UI di Sudirman–Thamrin pada 12 Juni 2026, kami menyoroti bagaimana kenaikan harga kebutuhan pokok dan BBM menjadi pemicu utama tekanan biaya hidup sekaligus memunculkan kritik terhadap efektivitas APBN. Kami juga membahas risiko ruang fiskal ketika subsidi energi membengkak, sehingga tuntutan penurunan harga berpotensi menambah tekanan defisit dan menggeser prioritas belanja pemerintah.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.