PT Sumber Aneka Gas resmikan mini LNG plant Tuban untuk perkuat pasokan energi domestik
Fasilitas pengolahan gas baru di Tuban, Jawa Timur, mulai beroperasi untuk mendukung peningkatan pemanfaatan gas bumi di dalam negeri. Pabrik mini LNG milik PT Sumber Aneka Gas ini memiliki kapasitas produksi maksimal setara 55.300 ton LNG per tahun dan juga menambah pasokan LPG, kondensat, serta CO2 cair.
Sorotan
- PT Sumber Aneka Gas meresmikan Mini LNG Plant di Tuban dengan kontrak pasokan gas 15 juta kaki kubik per hari hingga 2035.
- Fasilitas baru ini berkapasitas produksi LNG 55.300 ton, LPG 9.800 ton, dan kondensat 19.600 barel per tahun serta CO2 cair 21.000 ton.
- Pengoperasian Mini LNG Plant memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung diversifikasi produk hilir gas untuk menekan impor LPG.
Kapasitas produksi dan pasokan gas hingga 2035
Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, peresmian Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional dan menekan ketergantungan pada impor energi, khususnya LPG.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengatakan pembangunan fasilitas itu menjadi langkah nyata untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya energi dalam negeri. Ia menyatakan pabrik tersebut menghasilkan LNG, LPG, kondensat, dan CNG sebagai bagian dari bauran energi untuk membantu mengurangi impor LPG.
Mini LNG Plant itu mengolah gas dari Lapangan Sumber yang dipasok PT Pertamina Hulu Energi Tuban East Java. Pasokan gas sebesar 15 juta kaki kubik per hari, MMSCFD, telah dikontrak hingga 2035.
Dampak bagi bauran energi nasional
Selain memproduksi LNG hingga 55.300 ton per tahun, fasilitas ini juga menghasilkan sekitar 9.800 ton LPG per tahun dan 19.600 barel kondensat per tahun. Pabrik tersebut juga dirancang untuk memproduksi 21.000 ton CO2 cair per tahun.Tambahan kapasitas ini memperluas pemanfaatan gas domestik di sektor energi dan industri, sekaligus mendukung diversifikasi produk hilir gas bumi. Bagi Indonesia, pengoperasian fasilitas ini memperkuat pasokan energi berbasis gas di tengah dorongan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada energi impor.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang percepatan pengembangan gas bumi untuk ketahanan energi nasional, kami membahas peran gas bumi sebagai penopang transisi energi sekaligus tantangan yang masih menghambatnya. Kami menyoroti kebutuhan percepatan infrastruktur—mulai dari jaringan pipa transmisi dan distribusi hingga penguatan fasilitas LNG dan regasifikasi—serta sinkronisasi pasokan-permintaan dan kepastian investasi agar pemanfaatan gas domestik lebih efisien dan kompetitif.
Berita Natural Gas Terbaru
- Forex
- Crypto