Bareskrim petakan peran 287 tersangka judi online Hayam Wuruk, operasi lintas negara terus dikembangkan

Bareskrim petakan peran 287 tersangka judi online Hayam Wuruk, operasi lintas negara terus dikembangkan
287 tersangka judi online

Pengungkapan jaringan judi online di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat, memperlihatkan pembagian kerja terstruktur di antara 287 tersangka yang menjalankan operasi lintas negara. Komposisi tersangka didominasi petugas customer service, sementara penyidik juga menelusuri infrastruktur digital, aliran dana, dan pihak pendukung di Indonesia.

Sorotan

  • Bareskrim Polri menetapkan 287 tersangka judi online Hayam Wuruk dengan peran utama 175 sebagai customer service, 27 admin marketing, dan 22 admin keuangan.
  • Pemeriksaan digital forensik mengungkap 145 situs judi online yang server dan hostingnya berada di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam.
  • Penyidikan masih menelusuri keterlibatan 15 perusahaan sponsor serta aliran dana hasil judi yang mencapai triliunan rupiah melalui rekening dan aset kripto.

Pemetaan peran dan temuan penyidikan

Seperti dilaporkan Kompas.com, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengungkap bahwa dari 287 tersangka, sebanyak 175 orang berperan sebagai customer service, 10 orang di bidang programmer atau IT, 27 orang sebagai admin marketing, dan 22 orang sebagai admin keuangan. Paparan itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026.

Selain itu, polisi menetapkan sembilan orang yang saat penggerebekan sedang menjalani pelatihan, tetapi telah mampu mengoperasikan situs judi online. Empat tersangka lain disebut berperan sebagai pendukung kegiatan operasional jaringan perjudian tersebut.

Hasil pemeriksaan digital forensik atas barang bukti yang disita menemukan 145 web, domain, atau situs perjudian yang dikelola para tersangka secara bergantian. Menurut Wira, server dan hosting situs-situs itu berada di luar negeri, antara lain di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam.

Dampak penindakan dan penelusuran jaringan pendukung

Bareskrim juga mengembangkan penyidikan dengan menangkap empat warga negara Indonesia yang diduga membantu operasional jaringan tersebut. Salah satunya adalah MAP yang diduga berperan sebagai admin keuangan di bawah pimpinan jaringan judi online dan turut diamankan saat penggerebekan di Hayam Wuruk Plaza.

Tersangka BT diduga membantu proses penyewaan gedung yang dijadikan pusat operasional, sementara DFA diduga menyiapkan rekening bank dan kartu ATM untuk mendukung aktivitas jaringan itu. Polisi juga menemukan rekening milik DFA dipakai dalam operasional judi online berdasarkan penelusuran bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, atau PPATK.

Tersangka DA diduga menyediakan sarana keuangan berupa kartu ATM, membantu penukaran aset kripto, serta mengurus izin tinggal bagi warga negara asing yang bekerja di lokasi tersebut. Penyidik kini masih mendalami keterlibatan 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor dan penjamin masuknya para warga negara asing ke Indonesia, sekaligus menelusuri aliran dana hasil perjudian yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

Dalam artikel kami sebelumnya tentang pergeseran pola serangan keamanan Web3 pada kuartal pertama 2026, kami menyoroti bahwa phishing dan social engineering menjadi penyumbang terbesar kerugian global, dengan pelaku semakin mengeksploitasi faktor manusia. Kami juga mencatat lonjakan penipuan yang mengatasnamakan Customer Support di Indonesia, yang makin sulit dikenali karena bantuan AI generatif untuk meniru komunikasi resmi dan mencuri data sensitif seperti OTP atau PIN.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.