ICX himpun dana Rp233,17 miliar pada semester I-2026, pasar sekunder dan buyback menguat
Platform urun dana PT ICX Bangun Indonesia mencatat pertumbuhan penghimpunan dana dan aktivitas pasar sekunder sepanjang paruh pertama 2026. Kinerja ini juga ditopang percepatan penyelesaian buyback penerbit dan minat investor yang masih kuat pada sektor makanan dan minuman.
Sorotan
- ICX menghimpun dana akumulatif Rp233,17 miliar dari 30 penerbit aktif dan membukukan transaksi pasar sekunder Rp1,34 miliar pada semester I-2026.
- Sebanyak 16 penerbit ICX telah merampungkan buyback senilai Rp77,55 miliar, mendekati target 22 penerbit buyback Rp101,94 miliar pada 2026.
- Data OJK per April 2026 menunjukkan industri urun dana telah mengumpulkan Rp1,93 triliun, mencerminkan pertumbuhan kepercayaan dan minat pasar terhadap securities crowdfunding.
Kinerja penghimpunan dana semester I
Seperti diberitakan KONTAN, Direktur Operasional ICX Gunawan Aldy mengatakan total dana yang berhasil dihimpun secara akumulatif mencapai Rp233,17 miliar dengan 30 penerbit aktif pada semester I-2026. ICX juga membukukan total transaksi pasar sekunder sebesar Rp1,34 miliar, yang terdiri dari Rp670,15 juta pada Maret 2026 dan Rp674,79 juta pada Juni 2026.Gunawan mengatakan fokus perseroan pada semester ini tidak hanya menambah listing baru, tetapi juga memperkuat kualitas pasar sekunder dan menjalankan agenda buyback penerbit. Langkah itu, menurut dia, menjadi bagian dari tanggung jawab jangka panjang platform terhadap pemodal.
ICX juga mencatat 16 penerbit telah merampungkan kewajiban buyback dengan total nilai Rp77,55 miliar. Capaian itu mulai mendekati target buyback ICX untuk 2026, yakni 22 penerbit dengan total Rp101,94 miliar.
Minat sektor dan prospek industri
Sektor F&B masih menjadi yang paling diminati pemodal di ICX sepanjang tahun ini karena model bisnisnya dinilai mudah dipahami dan produknya jelas bagi investor ritel. Di saat yang sama, ICX menyebut sektor kesehatan mulai mencatat kenaikan minat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan.Gunawan memandang prospek industri securities crowdfunding pada semester II-2026 masih bertumbuh. Ia mengaitkan pandangan itu dengan data OJK per April 2026 yang menunjukkan total akumulasi dana yang dihimpun industri urun dana telah mencapai Rp1,93 triliun, yang mencerminkan kepercayaan masyarakat yang makin besar terhadap urun dana sebagai alternatif pendanaan dan investasi.
Perusahaan juga menyatakan peningkatan kinerja tersebut berjalan beriringan dengan upaya memperkuat kualitas kurasi publikasi. Dengan langkah itu, ICX berupaya memastikan penerbit yang masuk ke platform memiliki fundamental yang lebih solid.
Dalam artikel kami sebelumnya tentang rencana penerbitan Panda Bond Indonesia, kami membahas langkah pemerintah menyiapkan surat utang negara berdenominasi yuan pada akhir Juli 2026 untuk memanfaatkan likuiditas global dan memperluas basis investor. Kami juga menyoroti tingginya minat institusi besar dari China serta implikasinya bagi diversifikasi sumber pembiayaan dan akses Indonesia ke likuiditas internasional.
Berita AUD/USD Terbaru
- Forex
- Crypto