Indonesia dorong minat investasi migas India dalam perluasan kerja sama energi

Indonesia dorong minat investasi migas India dalam perluasan kerja sama energi
Kolaborasi energi strategis

Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia membuka ruang perluasan kerja sama strategis di sektor energi dan sumber daya mineral antara kedua negara. Minat investasi India mencakup minyak dan gas, batu bara, serta ketahanan energi, di tengah upaya kedua pihak memperkuat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sorotan

  • India menyatakan minat memperluas investasi oil and gas di Indonesia dalam pertemuan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 8 Juli 2026.
  • Indonesia dan India menegaskan komitmen memperluas kerja sama strategis dan mengimplementasikan langkah lanjutan penguatan kemitraan bilateral di sektor energi.
  • Kolaborasi sektor energi dan sumber daya mineral dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta memperkuat ketahanan energi kedua negara.

Peluang investasi energi dalam kunjungan kenegaraan

Seperti dilaporkan Okezone Economy Indonesia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan India menyatakan keinginannya untuk memperluas keterlibatan di sektor oil and gas di Indonesia. Dalam keterangan resmi di Jakarta pada Rabu, 8 Juli 2026, Bahlil menyebut niat itu muncul dalam pertemuan yang juga membahas penguatan kerja sama di bidang batu bara, investasi, dan ketahanan energi.

Ia mengatakan Indonesia dan India menegaskan komitmen untuk terus memperluas kerja sama strategis yang memberi manfaat bagi kedua negara. Menurut Bahlil, hubungan yang telah terjalin di sektor energi dan sumber daya mineral diharapkan semakin melengkapi kemitraan bilateral yang sudah berjalan.

Bahlil juga menegaskan pemerintah berkomitmen meningkatkan hubungan bilateral yang selama ini telah terjalin dengan baik. Ia menyatakan rencana penguatan kerja sama itu akan diwujudkan melalui langkah lanjutan antara kedua negara.

Dampak bagi ketahanan energi dan kemitraan bilateral

Kolaborasi di sektor energi dan sumber daya mineral dipandang sebagai salah satu pilar penting untuk memperkuat ketahanan energi dan mendorong investasi. Kerja sama itu juga dinilai membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi Indonesia dan India pada masa mendatang.

Selama berada di Indonesia, Modi dijadwalkan menjalani agenda kenegaraan bersama Presiden Prabowo, termasuk pertemuan bilateral dan pembahasan berbagai peluang kerja sama strategis yang menjadi kepentingan bersama. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan India di berbagai bidang, termasuk energi dan sumber daya mineral.

Dalam liputan kami sebelumnya tentang penguatan kemitraan strategis Indonesia-India, kami menyoroti pernyataan PM Narendra Modi bahwa nilai perdagangan bilateral pada 2025 hampir mencapai US$25 miliar dan bahwa lebih dari 100 perusahaan India telah beroperasi di Indonesia. Artikel itu juga menekankan pentingnya 25 tahun ke depan sebagai periode krusial untuk memperdalam kerja sama jangka panjang, terutama di jalur ekonomi dan investasi.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.