BEI kaji revisi papan pemantauan khusus untuk tingkatkan pengawasan perdagangan
Bursa Efek Indonesia sedang meninjau sejumlah penyesuaian aturan perdagangan di pasar modal sebagai bagian dari evaluasi mekanisme pengawasan yang berlaku. Cakupan kajian itu meliputi rencana penghapusan tiga kriteria papan pemantauan khusus, perubahan batas auto rejection, dan penerapan Non-Cancellation Period pada papan tersebut.
Sorotan
- PT Bursa Efek Indonesia mengkaji penghapusan atau penyempurnaan tiga kriteria papan pemantauan khusus, termasuk free float minimal 5 persen dan transaksi harian di bawah Rp5 juta.
- BEI mengevaluasi implementasi kriteria papan pemantauan khusus karena efektivitasnya berbeda-beda, sehingga ketentuan akan disesuaikan agar pengawasan perdagangan lebih efisien dan adaptif.
- BEI mengusulkan batas atas dan bawah Auto Rejection lebih berjenjang di papan pemantauan khusus untuk meningkatkan pembentukan harga yang wajar dan kualitas likuiditas saham.
Ruang lingkup evaluasi kebijakan BEI
Menurut Okezone Economy Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia sedang mengkaji serangkaian kebijakan baru yang ditujukan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, kualitas pembentukan harga, efisiensi perdagangan, dan perlindungan investor. Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi, dalam keterangan tertulis Rabu, 8 Juli 2026, menyatakan bursa secara konsisten mengevaluasi kebijakan yang telah diterapkan agar tetap efektif dalam mendukung pasar modal Indonesia yang teratur, wajar, efisien, dan transparan.Saat ini terdapat 11 kriteria pada papan pemantauan khusus BEI, dan tiga di antaranya masuk dalam kajian untuk dihapus atau disempurnakan. Kriteria yang dikaji mencakup batas free float minimal 5 persen, transaksi harian kurang dari Rp5 juta, penghentian sementara perdagangan efek selama satu hari akibat aktivitas perdagangan, serta penyempurnaan ketentuan mengenai kondisi tertentu yang ditetapkan bursa setelah memperoleh persetujuan OJK.
Menurut Iding, hasil evaluasi implementasi papan pemantauan khusus menunjukkan setiap kriteria memiliki karakteristik dan tingkat efektivitas yang berbeda dalam mencapai tujuan kebijakan. Temuan itu menjadi dasar bagi BEI untuk menyesuaikan beberapa ketentuan agar mekanisme pengawasan perdagangan berjalan lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Dampak terhadap mekanisme harga dan likuiditas
Selain meninjau kriteria papan pemantauan khusus, BEI juga mengusulkan perubahan mekanisme perdagangan melalui penerapan batas atas dan bawah Auto Rejection yang lebih berjenjang pada papan tersebut. Penyesuaian itu diharapkan membuat mekanisme Auto Rejection lebih selaras dengan karakteristik masing-masing kelompok harga saham.BEI menilai perubahan tersebut dapat mendukung proses pembentukan harga yang lebih wajar, meningkatkan kualitas likuiditas, dan membantu menciptakan perdagangan yang lebih teratur, wajar, serta efisien. Bagi pelaku pasar di Indonesia, arah kebijakan ini menunjukkan bursa sedang menata ulang instrumen pengawasan agar respons terhadap pergerakan saham pada papan pemantauan khusus menjadi lebih proporsional.
Pergerakan IHSG pada pembukaan perdagangan Rabu, 8 Juli 2026, sempat kami soroti ketika indeks turun tipis 0,04% ke level 5.984 dengan aktivitas transaksi awal yang terbatas. Dalam ulasan tersebut, kami juga mencatat komposisi saham yang dominan stagnan serta daftar top gainers dan top losers yang memberi gambaran cepat tentang sentimen pasar pagi itu.
Berita Magyar Nemzeti Bank Terbaru
- Forex
- Crypto