Qodari soroti nilai diplomasi personal Prabowo dalam hubungan Indonesia-India

Qodari soroti nilai diplomasi personal Prabowo dalam hubungan Indonesia-India
Diplomasi Prabowo-Modi erat

Kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia menyoroti kembali dimensi personal dalam diplomasi tingkat tinggi yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto. Muhammad Qodari menyebut Modi memandang Prabowo sebagai sahabat dekat, dan menilai kedekatan itu berpotensi mendukung kepentingan strategis Indonesia, termasuk di sektor energi.

Sorotan

  • Muhammad Qodari menyoroti kedekatan personal Prabowo dengan Narendra Modi dalam Bisnis Indonesia Forum pada 8 Juli 2026 di Jakarta.
  • Kedekatan Prabowo dengan pemimpin global seperti Donald Trump, Vladimir Putin, dan Emmanuel Macron dinilai memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.
  • Qodari menyebut relasi luar negeri Prabowo diarahkan untuk mengamankan pasokan energi nasional, termasuk memanfaatkan surplus minyak Rusia guna atasi defisit 1 juta barel per hari.

Kedekatan pemimpin jadi sorotan kunjungan Modi

Seperti dilaporkan Kompas, mengutip Antara, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan Modi melihat Prabowo sebagai sahabat tanpa sekat saat berbicara dalam acara Bisnis Indonesia Forum di Jakarta, Rabu (8/7/2026). Dalam penjelasannya, Qodari menyebut pernyataan itu mencerminkan kuatnya kedekatan personal yang dibangun Prabowo dengan pemimpin India.

Qodari menilai kemampuan diplomasi Prabowo efektif meruntuhkan sekat birokrasi antarpemimpin dunia. Menurut dia, pola komunikasi yang cair itu membantu memperkuat posisi Indonesia di panggung global dan tidak hanya terlihat dalam hubungan dengan India.

Ia juga mengatakan pengakuan serupa datang dari sejumlah pemimpin lain, termasuk Donald Trump, Vladimir Putin, dan Emmanuel Macron. Qodari menegaskan jaringan internasional yang dibangun Prabowo tidak ditujukan untuk kepentingan seremonial semata.

Implikasi bagi energi dan kepentingan nasional

Qodari mengklaim relasi luar negeri tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan riil di dalam negeri. Salah satu contoh yang ia kemukakan adalah potensi pemanfaatan hubungan dengan Rusia untuk membantu pengamanan pasokan energi nasional.

Ia menyebut Rusia memproduksi sekitar 11 juta hingga 12 juta barel minyak per hari, dengan kebutuhan domestik sekitar 5 juta barel, sehingga secara teori tersedia ruang pasokan bagi negara lain. Dalam paparannya, Qodari juga mengaitkan pendekatan itu dengan kebutuhan Indonesia mengatasi defisit pasokan bahan bakar minyak domestik sekitar 1 juta barel per hari, terutama ketika konflik di Timur Tengah mengganggu distribusi global melalui Selat Hormuz.

Modi diketahui berkunjung ke Indonesia sejak Senin (6/7/2026) hingga Rabu hari ini. Selama rangkaian kunjungan tersebut, ia terus didampingi Prabowo dalam sejumlah agenda di Indonesia.

Kerja sama pertahanan Indonesia-India lewat pengadaan rudal BrahMos dan Astra sebelumnya kami soroti setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Narendra Modi di Jakarta. Dalam artikel itu, kami mencatat pemerintah tidak membuka nilai kontrak, jumlah unit, maupun jadwal pengiriman karena pertimbangan keamanan, sekaligus menekankan bahwa kesepakatan tersebut menjadi bagian dari paket 16 dokumen kerja sama yang memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

Materi ini mungkin mengandung opini pihak ketiga, tidak ada data dan informasi di halaman web ini yang merupakan nasihat investasi menurut Disclaimer kami. Meskipun kami mematuhi Integritas Editorial yang ketat, postingan ini mungkin mengandung referensi ke produk dari mitra kami.