JPMorgan Chase & Co. (JPM) turun 2,19% hari ini, meskipun baru saja mengumumkan program pembelian kembali saham senilai $50 miliar dan kenaikan dividen sebesar 10%. Penurunan ini bertolak belakang dengan posisi teknikal yang umumnya bullish, karena JPM tetap jauh di atas rata-rata pergerakan dan level support utama.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Sorotan
- JPMorgan Chase mengumumkan kenaikan dividen sebesar 10% menjadi $1,65 per saham dan program pembelian kembali saham baru senilai $50 miliar.
- Dewan direksi menunjuk Doug Petno dan Troy Rohrbaugh sebagai Co-President, dengan laporan keuangan berikutnya dijadwalkan pada 14 Juli 2024.
- Meski mengalami penurunan dan sinyal teknikal overbought, momentum bullish yang kuat masih bertahan dengan kisaran perdagangan yang diperkirakan antara $326,22 hingga $336,13.
Kenaikan dividen dan perubahan kepemimpinan diimbangi tekanan jual berkelanjutan
JPMorgan Chase mengumumkan kenaikan dividen kuartalan sebesar 10% menjadi $1,65 per saham, efektif pada kuartal ketiga. Dewan direksi menyetujui program pembelian kembali saham baru senilai $50 miliar yang akan dimulai 1 Juli. Doug Petno dan Troy Rohrbaugh ditunjuk sebagai Co-President, dan laporan keuangan berikutnya dijadwalkan rilis pada 14 Juli 2024, meskipun pergerakan harga masih berada di bawah tekanan jual yang lebih luas.
Sinyal overbought menguat saat harga bertahan di atas support utama
JPM diperdagangkan di atas rata-rata pergerakan 20-hari, 50-hari, dan 200-hari ($327,01, $313,60, dan $308,75), mempertahankan struktur teknikal bullish di semua timeframe utama. Resistance jangka pendek terlihat di $331,71 dan support di $327,01, dengan Ichimoku Kijun di $319,36 yang mengonfirmasi support yang ada. MACD dan ADX menunjukkan momentum beli yang masih berlangsung, sementara RSI di 67,21, CCI di 107,11, dan BBP di 10,1 menyoroti sinyal overbought. Sesi harian ditutup mendekati level terendah, dengan gap turun saat pembukaan sebesar $5,02 (1,48%) dan volatilitas intraday 1,15%, mengindikasikan konsolidasi pasca-gap di tengah momentum yang kuat namun mulai melebar.
Sebelumnya, analis mencatat bahwa JPMorgan Chase terus menunjukkan momentum bullish yang didukung tren teknikal positif dan inisiatif pengembalian modal yang menguntungkan. Penurunan terbaru di tengah sinyal overbought yang terus-menerus memunculkan volatilitas jangka pendek, menjadikan level resistance $336,13 sebagai titik krusial untuk menentukan apakah tekanan beli baru atau kelelahan tren akan mengarahkan pergerakan selanjutnya.
Berita JPMorgan Chase Terbaru
- Forex
- Crypto