Imbal hasil Treasury AS yang tinggi menekan nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS mendekati support $1,3294

Imbal hasil Treasury AS yang tinggi menekan nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS mendekati support $1,3294
Pound Sterling vs Dollar turun 0,52%

Pound Sterling vs Dollar (GBP/USD) diperdagangkan di $1,3361 setelah mengalami penurunan moderat sepanjang hari, ditutup mendekati level terendah sesi dan tetap berada di bawah rata-rata pergerakan utamanya.

Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.

GBP/USD prediksi harga
24H -0.05%
1.3286
48H -0.02%
1.3289
7D -0.15%
1.3272
1M 1.37%
1.3474
3M 0.12%
1.3308
6M -2.41%
1.2972
12M -0.57%
1.3216
Harga saat ini: $ 1.3292 -0.006320 0.47%
Data Waktu Nyata 15:26
Rentang harian 1.3284 Arrow from to Icon 1.3364
Rentang mingguan 1.3300 Arrow from to Icon 1.3456
Loading...

Sorotan

  • Permintaan dolar AS melonjak ke level tertinggi satu minggu karena imbal hasil Treasury yang tinggi dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah mendorong arus safe haven.
  • Aversi risiko pasar mendorong investor mengurangi posisi pada mata uang berisiko tinggi, memperkuat daya tarik defensif dolar.
  • GBP/USD diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan utama dengan momentum teknikal bearish yang bulat, menargetkan kisaran $1,3294 hingga $1,3428 dan risiko penurunan yang tinggi.

Permintaan safe haven meningkat akibat ketegangan Timur Tengah dan lonjakan imbal hasil

Permintaan terhadap dolar AS menguat ke level tertinggi satu minggu karena pasar bereaksi terhadap kenaikan imbal hasil Treasury dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, menurut Economictimes Indiatimes. Peningkatan permintaan dolar ini mencerminkan preferensi investor terhadap aset safe haven di tengah periode ketidakpastian saat ini. Sentimen risk-off yang terkait dengan perkembangan di Timur Tengah mendorong investor untuk mengurangi eksposur pada mata uang berisiko lebih tinggi, seperti dicatat oleh Fxstreet.

Momen bearish saat teknikal mengonfirmasi tekanan oversold

GBP/USD bertahan di bawah MA-20 di $1.343, MA-50 di $1,3443, dan MA-200 di $1,3443, sementara Ichimoku Kijun pada grafik harian menetapkan resistance langsung di $1,3431. MACD mengindikasikan momentum bearish yang berlanjut, dengan ADX netral menyoroti kurangnya keyakinan arah yang kuat. RSI sangat oversold di 25,04, dan baik Stochastic RSI maupun CCI juga menunjukkan kondisi oversold. Bull/Bear Power menegaskan dominasi penjual secara intraday, dan Awesome Oscillator sejalan dengan tren turun yang sedang berlangsung.

Kenaikan terbatas karena risiko jangka pendek mendukung penurunan lanjutan

Ekspektasi jangka pendek adalah GBP/USD akan tetap tertekan dalam rentang volatilitas $1,3294–$1,3428 selama dua hingga tiga sesi ke depan. Pergerakan di atas resistance $1,3431 akan membuka peluang skenario bullish, meski probabilitas jangka pendek masih sangat condong ke arah pelemahan lebih lanjut. Jika pasangan ini turun di bawah support $1,3294, kemungkinan besar momentum penurunan akan semakin cepat dan menguji level yang lebih rendah.

Viktoras Karapetjanc, pakar di Traders Union, mencatat bahwa permintaan dolar AS yang meningkat akibat kenaikan imbal hasil Treasury dan risiko geopolitik membebani GBP/USD. Ia melihat sentimen risk-off saat ini sebagai pendorong utama yang mendukung kekuatan dolar dalam waktu dekat. Outlook teknikal sejalan dengan hal ini, menyoroti kondisi oversold namun momentum bearish yang masih bertahan. Karapetjanc memperkirakan GBP/USD akan tetap tertekan kecuali resistance di $1,3431 berhasil ditembus secara meyakinkan. "Momentum saat ini masih condong ke bawah, namun penembusan berkelanjutan di atas $1,3431 akan menjadi sinyal awal untuk meninjau ulang bias jangka pendek," pungkasnya.

Sebelumnya, para analis mencatat bahwa fokus pasar telah bergeser dari ketidakpastian politik ke ekspektasi kebijakan fiskal setelah penunjukan John Healey sebagai menteri keuangan baru Inggris. Perkembangan terbaru menyoroti bagaimana faktor risiko eksternal—khususnya arus safe haven ke dolar di tengah ketidakpastian geopolitik—kini memberikan pengaruh lebih besar pada GBP/USD, sehingga penembusan di bawah support $1,3294 menjadi risiko penurunan utama yang perlu dipantau.

Informasi ini didasarkan pada perkiraan dan tidak merupakan nasihat investasi atau jaminan hasil di masa depan. Kondisi pasar dapat berubah. Lihat Disclaimer dan Integritas Editorial kami untuk detail lebih lanjut.