Nasdaq Composite memulihkan kerugian karena lonjakan Alphabet mengimbangi tekanan imbal hasil Treasury
Indeks Komposit Nasdaq menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah awal yang tidak stabil di minggu ini.
Artikel ini diterjemahkan dari aslinya. Baca versi asli oleh koresponden kami di sini.
Pada hari Selasa, indeks turun tajam, turun 1,9% dari penutupan Agustus di dekat 21.450 ke level terendah 21.033. Tekanan terjadi karena imbal hasil Treasury 30-tahun melonjak ke level tertinggi satu bulan, didorong oleh kekhawatiran fiskal yang muncul kembali setelah keputusan pengadilan yang menganggap sebagian besar tarif mantan Presiden Trump ilegal. Imbal hasil yang lebih tinggi sekali lagi menyoroti tekanan pada ekuitas, terutama pada sektor-sektor yang berorientasi pada pertumbuhan yang mendominasi Nasdaq.
- Nasdaq pulih dari level terendah tujuh hari setelah saham Alphabet menguat karena keputusan hukum.
- Indeks menguji resisten 21.450 karena kenaikan besar mengimbangi tekanan imbal hasil Treasury.
- Investor mengamati data JOLTS sementara teknikal Nasdaq menunjukkan penguatan rebound.
Namun, sentimen bergeser pada hari Selasa karena perhatian beralih dari tekanan pasar obligasi ke perkembangan hukum utama di sektor teknologi. Seorang hakim di Washington memutuskan bahwa Google tidak akan diharuskan untuk menjual browser Chrome-nya, meskipun perusahaan tersebut harus berbagi data dengan para pesaingnya. Hasil ini ditafsirkan sebagai kemenangan signifikan bagi Google dan juga induknya, Alphabet, yang memicu rebound tajam pada saham-saham berkapitalisasi besar. GOOGL melonjak lebih dari 6% pada perdagangan premarket keesokan harinya, sementara Apple naik lebih dari 3%. Gabungan keduanya mengangkat Nasdaq yang lebih luas, membantunya pulih dari level terendah tujuh hari di level retracement Fibonacci 61,8% di 21.030 dan ditutup di dekat 21.290.

Dinamika harga Nasdaq (Juni - September 2025). Sumber: Tradingview
Pada hari Rabu, 3 September, Nasdaq futures memperpanjang kenaikan tersebut, naik 0,7% dalam perdagangan premarket untuk mendekati angka 21.450. Langkah ini secara efektif menghapus kerugian yang disebabkan oleh lonjakan imbal hasil Treasury dan memposisikan indeks kembali mendekati level tertinggi di akhir Agustus. Kekuatan baru ini menyoroti betapa cepatnya sentimen dapat bergeser ketika hasil-hasil hukum atau kebijakan mempengaruhi saham-saham berkapitalisasi besar yang memiliki pengaruh besar terhadap indeks.
Investor Nasdaq mengamati data JOLTS untuk mengkonfirmasi ketahanan pasar tenaga kerja
Kondisi-kondisi teknis juga berperan. Nasdaq saat ini sedang menguji resistensi dari EMA 20 pada grafik empat jam di sekitar 21.450, yang bertepatan dengan level sebelum aksi jual. Penembusan yang berhasil di atas zona ini dapat membuka jalan menuju level tertinggi minggu lalu di dekat 21.740. Pada sisi negatifnya, support jangka pendek berada di level retracement Fibonacci 0,382 di 21,330. Mempertahankan level ini akan memberikan basis bagi para pembeli untuk mempertahankan rebound dan berpotensi membangun kenaikan lebih lanjut.
Para investor akan mengamati data Job Openings dan Labor Turnover Survey yang akan datang untuk mendapatkan konfirmasi mengenai kesehatan pasar tenaga kerja. Angka-angka yang kuat dapat meredam ekspektasi penurunan suku bunga dan membebani sentimen, sementara hasil yang lebih lemah dapat memperkuat nada bullish dalam ekuitas. Untuk saat ini, indeks menyeimbangkan momentum yang mendukung dari kenaikan sektor teknologi terhadap angin sakal yang masih ada dari kenaikan imbal hasil, mempersiapkan sesi perdagangan penting lainnya.
Nasdaq turun menuju support 21,400 karena Trump memecat gubernur The Fed. Namun, RSI Nasdaq menunjukkan bias bullish sementara kekhawatiran independensi The Fed mengancam sentimen yang lebih luas.
Berita Nasdaq Composite Terbaru
- Forex
- Crypto